GERUNG, getnews — Polres Lombok Barat menggelar Refleksi Akhir Tahun 2025 untuk memaparkan capaian situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Selasa (30/12). Dalam laporan resminya, Polres Lombok Barat mencatatkan prestasi gemilang dengan menekan angka kriminalitas secara umum sebesar 9%, di mana kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil ditekan secara drastis dari 85 kasus di tahun sebelumnya menjadi hanya 19 kasus sepanjang 2025.
Namun, di sisi lain, kepolisian memberikan catatan merah pada angka fatalitas kecelakaan lalu lintas yang meningkat serta eskalasi pengungkapan kasus narkotika.
Baca juga Si BA Spesialis Curanmor yang licin bin licik ini: Modus ‘Sajadah Jatuh’ Berakhir di Penjara: Polres Lobar Ringkus Spesialis Curanmor 6 TKP
Statistik Kamtibmas Polres Lombok Barat (Januari – Desember 2025)
Laporan ini memotret dinamika keamanan mulai dari penurunan kejahatan konvensional hingga strategi pengamanan malam pergantian tahun.
| Sektor Keamanan | Capaian & Evaluasi 2025 |
|---|---|
| Total Kejahatan | Turun 9% (668 Kasus); Curanmor turun drastis 78%. |
| Kasus Narkoba | Meningkat (64 Kasus, 101 Tersangka). Berhasil sita 1,9 kg Ganja & 228g Sabu. |
| Lalu Lintas | Fatalitas naik 23,53% (42 Korban Jiwa). Razia meningkat (94% pelanggar terjaring). |
| Titik Rawan | Perumahan (Pukul 06.00-12.00 WITA) menjadi sasaran utama Curat. |
*geser ke kiri
Narkoba: Tidak Ada Ruang Aman bagi Pelaku
Lonjakan tersangka narkoba dari 61 orang menjadi 101 orang di tahun 2025 menjadi indikator agresivitas Polres Lombok Barat di lapangan. Selain penindakan tegas, program Kampung Bebas Narkoba di Desa Karangbongkot terus dioptimalkan sebagai benteng pertahanan sosial di tingkat desa guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
Strategi Pengamanan Malam Tahun Baru 2026
Menghadapi malam pergantian tahun, Polres Lombok Barat mengerahkan 245 personel untuk penebalan di kawasan wisata Senggigi dan pusat kota Gerung. Polisi menegaskan kebijakan Zero Tolerance terhadap penggunaan knalpot brong, balap liar, petasan berbahaya, dan pesta miras. Aktivitas di Bundaran GMS Gerung dibatasi hingga pukul 23.00 WITA guna menjaga kondusivitas.
Visi 2026: Respon Cepat 110
Memasuki tahun 2026, Polres Lombok Barat berkomitmen memperkuat layanan Call Center 110 sebagai ujung tombak pelayanan darurat. Masyarakat diposisikan sebagai “Mitra Kunci” di mana setiap informasi yang diberikan akan menjadi basis utama penegakan hukum yang humanis dan terukur.




