Nasional NEWS SUMATRA

Korban Hilang Berkurang 58 Orang: Verifikasi By Name By Address Pengaruhi Data Bencana, Total Korban Meninggal Tembus 1.016 Jiwa

Sebanyak 40 personel Satgas Yonzipur I/DD rampungkan proses pemasangan Jembatan Bailey di titik Jembatan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (10/12/2025)/ (Dok. Pendam I/BB)

BANDA ACEH, getnews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya dinamika signifikan dalam data korban bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, jumlah korban hilang tercatat berkurang sebanyak 58 orang seiring ditemukannya sejumlah korban.

​Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB (Kapusdatin BNPB), Abdul Muhari, menjelaskan bahwa proses identifikasi berbasis kecamatan oleh pemerintah kabupaten (by name by address) memengaruhi data ini.

“Hal ini disebabkan adanya sejumlah temuan khusus, seperti korban yang sebelumnya telah meninggal dunia dan kemudian ditemukan kembali akibat dampak banjir dan longsor di area pemakaman,” jelas Abdul Muhari di Banda Aceh, Minggu (14/12/2025).

Update Korban dan Tren Penurunan Pengungsi

​Pada hari Minggu (14/12/2025), tim gabungan SAR yang dipimpin Basarnas kembali menemukan 66 korban meninggal dunia (33 di Aceh, 19 di Sumatra Utara, dan 14 di Sumatra Barat).

​Dengan penambahan 10 jasad baru pada hari yang sama (sembilan di Aceh dan satu di Agam, Sumbar), data korban terbaru adalah:

  • Total Korban Meninggal Dunia: Meningkat dari 1.006 jiwa menjadi 1.016 jiwa.
  • Total Korban Hilang: Menurun dari 217 orang menjadi 212 orang.

​Di sisi lain, jumlah pengungsi menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Banyak warga kini berpindah dari pengungsian terpusat ke rumah keluarga atau kerabat, terutama di Kabupaten Aceh Utara.

Update Data Korban Bencana Hidrometeorologi Tiga Provinsi (Per 14 Desember 2025)
Kategori KorbanData Terbaru (Jiwa/Orang)Perubahan Data
Korban Meninggal Dunia1.016 Jiwa(Dari 1.006 jiwa)
Korban Hilang212 Orang(Dari 217 orang)
Jumlah Pengungsi624.670 Orang(Dari 654.642 orang)
*Total 66 korban meninggal ditemukan pada hari itu (33 di Aceh, 19 di Sumut, 14 di Sumbar). Penurunan korban hilang disebabkan proses verifikasi.

Meskipun pengungsi berpindah ke rumah kerabat (pengungsi mandiri), mereka tetap bergantung pada pasokan logistik dapur umum. Pemerintah berkomitmen untuk terus memverifikasi dan memastikan kebutuhan pangan dan logistik masyarakat terdampak bencana terpenuhi.

infopublik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *