DIPLOMAT Nasional NEWS Peristiwa

Korban Tembus 893 Jiwa, Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Mampu Atasi Bencana Sumatra Secara Mandiri

Dok.Kemlu

JAKARTA, getnews – Meskipun data korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatra telah mencapai 893 jiwa dan 521 lainnya masih hilang (Per 5 Desember 2025), Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia memilih untuk menangani bencana ini secara mandiri.

​Menlu menyampaikan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara-negara sahabat, namun menekankan keyakinan pada kekuatan nasional.

Baca juga: Diplomasi Dimulai dari Rumah: Menlu Sugiono Lepas Bantuan ‘Diplomat Peduli’ untuk Korban Banjir Sumatra

Menlu: Kami Yakin Masih Bisa Mengatasinya

​Pernyataan ini disampaikan Menlu Sugiono usai serah terima bantuan “Diplomat Peduli” di Gedung Pancasila, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Sikap ini mencerminkan prinsip mobilisasi seluruh sumber daya nasional yang telah diperintahkan Presiden.

“Kami sedang menyelesaikan semua yang dibutuhkan, tapi memang ada beberapa [negara] yang menawarkan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya, tapi kami yakin kami masih bisa mengatasinya,” kata Sugiono.

​Menlu mengatakan bahwa negara-negara sahabat bersedia membantu apapun yang diperlukan Indonesia, namun ruang untuk bantuan asing baru akan dibuka jika Indonesia merasa kewalahan, khususnya dalam menangani bencana di bagian utara Pulau Sumatera.

Duka Nasional: 893 Meninggal dan 521 Hilang

​Keputusan menolak bantuan asing ini datang di tengah skala bencana yang masif, dengan korban luka-luka tercatat mencapai 4.200 lebih. Angka ini menegaskan tantangan besar yang dihadapi BNPB, TNI, Polri, dan seluruh lembaga terkait di tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar).

“Tetapi saya kira, dengan semua kekuatan yang ada, dan ini adalah upaya bersama, saya yakin kita bisa menyelesaikan masalah ini,” pungkas Sugiono, menggarisbawahi kepercayaan penuh pada kapasitas penanganan bencana dalam negeri.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *