Nusa Tenggara Barat

Kuota Mudik Gratis NTB 2026 Naik Dua Kali Lipat

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengeskalasi kapasitas program Mudik Gratis 2026. Dalam seremoni pelepasan di depan Pendopo Gubernur, Sabtu (14/3), tercatat sebanyak 400 pemudik diberangkatkan menuju rute Trans-Pulau Sumbawa. Angka ini merepresentasikan lonjakan kuota sebesar 100% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengakomodasi 200 peserta.

​Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa peran pemerintah dalam agenda tahunan ini telah bergeser menjadi ‘orkestrator’ kolaborasi lintas sektoral. “Ini bukan sekadar kerja satu instansi. Kami mengoordinasikan entitas seperti DAMRI, Bank NTB Syariah, hingga Jasa Raharja untuk memastikan mobilitas warga dari ujung barat hingga ujung timur Bima berjalan tanpa hambatan,” ujar Miq Iqbal usai meninjau kesiapan armada.

Keamanan Jalur dan Proteksi Penumpang

​Laporan lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur utama Trans-Pulau Sumbawa telah melewati fase audit dan perbaikan oleh Dinas PUPR bersama Balai Jalan Nasional. Kepastian ini krusial mengingat rute Sape hingga Sumbawa Barat seringkali menghadapi tantangan geografis yang dinamis.

​Satu aspek yang menonjol pada tahun ini adalah integrasi mitigasi risiko. Berbeda dengan angkutan reguler, seluruh peserta Mudik Gratis 2026 telah diproteksi dengan asuransi perjalanan dari JRP Insurance (Jasa Raharja Putera). Langkah ini dipandang sebagai upaya standardisasi keselamatan transportasi publik di wilayah kepulauan.

Dominasi Demografi Pelajar

​Data keberangkatan menunjukkan mayoritas kursi diisi oleh kelompok mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang menempuh studi di Lombok. Fenomena ini menggarisbawahi ketergantungan mobilitas antarpulau pada subsidi pemerintah bagi kelompok akademik. Meski demikian, Gubernur menjanjikan ekspansi armada di tahun mendatang guna menyerap segmen masyarakat umum yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *