ACEH Nasional Peristiwa SUMATRA

Logistik Bencana Aceh Dipercepat: Dishub Kerahkan 44 Angkutan Darat, 12 Kapal Angkut 351 Ton Bantuan, Hingga Alihkan Rute Kapal LPG

Ilustrasi KN Antares, kapal navigasi Kemenhub yang dioperasikan mendukung proses tanggap bencana Aceh (Dishub)

BANDA ACEH, getnews – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memastikan seluruh potensi transportasi di provinsi tersebut dikerahkan maksimal untuk mendukung penanganan banjir bandang. Hal ini disampaikan Kepala Dishub Aceh, Teuku Faisal, dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kemkomdigi, Banda Aceh, Jumat (12/12/2025).

​Faisal bersyukur bahwa mayoritas fasilitas transportasi utama seperti pelabuhan, bandara, dan terminal tetap beroperasi, meskipun banyak infrastruktur jalan yang terputus.

Pengerahan Armada Darat, Laut, dan Udara:

​Sejak status tanggap darurat, Dishub Aceh telah mengoptimalkan tiga moda transportasi utama:

  1. Transportasi Darat:
    • 44 unit angkutan darat dioperasikan.
    • ​Berhasil mendistribusikan 133,9 ton logistik ke wilayah mulai dari Aceh Timur, Bireuen, hingga Aceh Tamiang.
    • Tantangan: Masih ada daerah yang terputus, terutama dari sisi timur.
  2. Transportasi Laut (Prioritas Utama):
    • 12 kapal dioperasikan, melaksanakan 35 trip pelayaran.
    • ​Berhasil mengirim 351 ton logistik dan mengevakuasi 991 warga dari Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Utara.
  3. Transportasi Udara:
    • ​Memaksimalkan pesawat kecil milik PT PEMA Global Energy (kapasitas 14 penumpang) untuk rute Banda Aceh–Gayo Lues–Rembele.
    • ​Penerbangan subsidi perintis Susi Air juga dioptimalkan untuk evakuasi dan mobilitas logistik.

Solusi Krisis LPG Akibat Jalur Darat Terputus

​Salah satu masalah utama pascabencana adalah kelangkaan LPG di Banda Aceh dan sekitarnya karena terputusnya jalur darat menuju Aceh Utara (lokasi depot utama).

​Dishub Aceh mengambil langkah cepat dengan mengalihkan fungsi dua kapal untuk mengangkut skid tank LPG:

  • KMP Wirawisata (milik Pertamina)
  • KMP Aceh 42 (milik Pemda Aceh, biasanya melayani rute Banda Aceh–Sabang).

​Faisal menegaskan bahwa koordinasi dengan seluruh kapal pemerintah dan swasta yang beroperasi di sekitar Aceh telah dilakukan untuk melayani jalur Ulele–Aceh Utara, memastikan suplai logistik via laut tetap terjamin.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *