Lombok Timur

Lombok Timur Kekurangan 172 Kepala Sekolah Negeri

Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Hamzanwadi 2025

Selong, getnews – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengungkapkan kebutuhan kepala sekolah untuk sekolah negeri di Lombok Timur sekitar 325 orang, di mana masih kurang 172 orang.

“Sedangkan untuk sekolah swasta yang ada di bawah Dikbud adalah 201 kepala sekolah. Kekurangan juga masih terjadi untuk pengawas,” ungkapnya.

Selain itu Pemda juga berjanji tetap akan memberikan perhatian serupa terhadap kebutuhan pondok pesantren yang ada. Wabup juga meminta agar para guru untuk meningkatkan kapasitasnya. Dari 10.900-an guru ASN di daerah ini, 97,75% berpendidikan S1, sementara 1,2% berpendidikan S2, dan S3 jumlahnya jauh lebih kecil lagi.

“Peningkatan itu penting untuk memajukan dunia pendidikan Lombok Timur di tengah tantangan statistik pendidikan, sekaligus sebagai upaya adaptasi dengan perubahan yang terus terjadi,” ujarnya.

Hal tersebut diungkap Wabup sesaat sebelum membuka Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Hamzanwadi 2025 yang berlangsung Rabu (19/11).  Wabup mengapresiasi tema yang dipilih yaitu Kepemimpinan Transformasional dalam Mewujudkan Pembelajaran Mendalam dan Berdampak. Menurutnya tema tersebut relevan dengan transformasi yang tengah terjadi saat ini. Wabup menggarisbawahi pentingnya transformasi, kendati dimulai dari hal yang kecil.

“Melalui  transformasi di dunia pendidikan, sekolah bisa menjadi tempat untuk melatih karakter, literasi, termasuk kemampuan berpikir kritis dan solutif,” katanya.

Wabup pun menantang seluruh peserta yang hadir pada seminar tersebut untuk menentukan langkah konkret yang akan dilakukan masing-masing agar pendidikan bergerak maju, lebih mendalam dan lebih berdampak.

Kegiatan acara seminar dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Iwan Junaidi. Selaras dengan tema, materi yang disampaikan menyangkut pembelajaran dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Salah satu penekanannya adalah pentingnya posisi Kepala Sekolah dalam upaya mewujudkan pendidikan bermutu. Karena itu ia mendorong agar seluruh kepala sekolah yang masih dijabat pelaksana tugas (plt.) agar didefinitifkan sebelum akhir Desember. (lotim.kab)