LEISURE NTT

Lupakan Pasir Putih! Menyibak Misteri Pantai Batu Hijau Penggajawa, Permata Unik dari Flores

Pantai Penggajawa di Ende, Kupang, NTT kerap disebut Pantai Batu Hijau karena pantai ini memiliki hamparan batu yang mayoritas berwarna hijau kebiruan. IST

Jika liburan akhir pekan Anda didominasi oleh deretan foto pantai berpasir putih, mungkin saatnya Anda merombak feed media sosial dengan nuansa yang sama sekali berbeda.

​Di pesisir selatan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersimpan keajaiban alam yang kontras: Pantai Penggajawa. Alih-alih pasir, Anda akan disambut oleh hamparan batu-batu berwarna hijau kebiruan yang memukau.

Surga Batu ‘Permata’ yang Dikeluarkan dari Dasar Laut

​Pantai ini kerap dijuluki Pantai Batu Hijau karena mayoritas kerakal yang terhampar berwarna hijau, namun jangan terkejut jika Anda menemukan batu-batu dengan warna-warni layaknya permata: coklat, ungu, kuning, merah, bahkan ada yang bersalur-salur! Bentuknya pun variatif, mulai dari bundar, lonjong, hingga tak beraturan.

​Menurut keyakinan warga sekitar, batu-batu unik ini didorong oleh ombak langsung dari dasar laut. Sementara Badan Geologi ESDM menyebutnya sebagai bagian dari Situs Endapan Undak Pantai Penggajawa. Apapun asal usulnya, keunikan ini menjadikan Penggajawa destinasi yang benar-benar wajib dikunjungi.

Cuma 30 Menit dari Ende, Gratis Masuk!

​Pantai Batu Hijau Penggajawa terletak di Desa Penggajawa, Kecamatan Nanga Panda, Kabupaten Ende. Jangan khawatir soal akses, pantai unik ini hanya berjarak 20 km dari Kota Ende—sekitar 20 hingga 30 menit perjalanan darat.

Bagi wisatawan dari luar Flores:

  • ​Anda bisa terbang ke Bandara H Hasan Aroeboesman Ende.
  • ​Atau naik kapal ferry dari Pelabuhan Kupang.

​Yang paling menyenangkan, untuk menikmati keindahan alam yang masih sangat alami ini, tidak ada biaya masuk alias gratis!

Mengoleksi Batu Hingga Laku Diekspor

​Apa yang dilakukan pengunjung di sini? Tentu saja berswafoto di antara hamparan batu, menikmati kesegaran udara laut, dan yang paling seru: berburu batu unik!

​Namun, ada satu fakta menarik yang perlu Anda ketahui: Batu-batu hijau ini memiliki nilai ekonomi tinggi. Anda mungkin akan menjumpai tumpukan batu yang sudah disortir dan dikarungi di tepi pantai. Batu-batu ini diekspor ke luar kota seperti Jakarta, Bali, Surabaya, bahkan ke luar negeri, dengan harga lumayan Rp350 per kg.

⚠️ Peringatan untuk Wisatawan:

Jika Anda melihat tumpukan batu yang sudah dikarungi atau disortir, sebaiknya jangan diambil! Batu-batu tersebut adalah mata pencaharian warga lokal yang siap dijual. Mari hargai hasil kerja keras mereka.

Nongkrong Santai Sambil Bakar Ikan

​Meskipun fasilitasnya masih dikelola oleh masyarakat lokal, beberapa restoran sudah berdiri kokoh di tepi Pantai Penggajawa. Di sini, Anda bisa menyantap aneka ikan bakar segar di saung-saung yang langsung menghadap pantai.

​Sembari menikmati hidangan lokal, mata Anda akan dimanjakan pemandangan Gunung Meja di timur dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Pantai Batu Hijau Penggajawa adalah bukti bahwa Flores dan Timor menyimpan destinasi wisata yang jauh lebih beragam dari yang kita bayangkan.

​Tunggu apa lagi? Masukkan pantai unik ini ke dalam wishlist liburan akhir pekan Anda!. (emha/indonesia.go.id)