GET SPORT – Kabar TVRI resmi mengantongi hak siar FIFA World Cup 2026 adalah “Kado Akhir Tahun” yang paling manis bagi pencinta sepak bola di seluruh pelosok negeri. Setelah sekian lama pesta bola terakbar di bumi ini didominasi oleh kanal berbayar atau swasta dengan jangkauan sinyal yang kadang terbatas di daerah terpencil, kembalinya Piala Dunia ke TVRI adalah sebuah kemenangan bagi aksesibilitas informasi.
Namun, di balik kegembiraan ini, ada beban berat yang harus dipanggul oleh stasiun televisi tertua di Indonesia ini. Mengelola hak siar turnamen sekelas Piala Dunia bukan hanya soal menayangkan gambar 22 orang mengejar bola. Ini adalah soal kredibilitas infrastruktur dan kualitas siaran.
Langkah TVRI ini patut diacungi jempol. Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), TVRI memiliki infrastruktur transmisi hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Artinya, warga di pegunungan Papua hingga pesisir NTB punya kesempatan yang sama untuk menyaksikan aksi pemain dunia tanpa harus pusing dengan urusan langganan paket data yang mahal. Inilah esensi sebenarnya dari jargon “Layar Pemersatu Bangsa”.
Baca juga: Kado Akhir Tahun : TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026
Namun, publik juga punya ekspektasi tinggi. Penonton era sekarang sudah terbiasa dengan siaran High Definition (HD) dan komentator yang bernas. TVRI harus membuktikan bahwa mereka mampu menghadirkan pengalaman visual yang setara dengan standar global. Jangan sampai momentum besar ini terganggu oleh kendala teknis klasik atau kualitas grafis yang ketinggalan zaman.
Keberhasilan TVRI mengamankan hak siar ini juga harus dibaca sebagai momentum kebangkitan kembali minat publik terhadap saluran negara. Jika Piala Dunia 2026 sukses dikemas dengan menarik, ini akan menjadi modal besar bagi TVRI untuk kembali menjadi rumah bagi olahraga-olahraga nasional lainnya yang selama ini kurang mendapat panggung.
Hak siar sudah di tangan, persiapan sudah dimulai. Kita berharap Piala Dunia 2026 bukan sekadar proyek “tayang”, tapi menjadi bukti bahwa TVRI telah bertransformasi menjadi televisi publik yang modern, canggih, dan tetap merakyat. Selamat bertugas, TVRI. Kami menagih janji hiburan berkualitas di setiap sudut layar nusantara!




