JAKARTA, getnews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, memastikan bahwa bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT) dari pemerintah pusat untuk daerah terdampak bencana di Sumatra telah tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Dana bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendasar individu, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan bayi. Mendagri mengonfirmasi bahwa seluruh dana bantuan kini telah masuk ke rekening masing-masing daerah terdampak.
Rincian Penyaluran Bantuan Keuangan (BTT)
Pemerintah pusat telah mengucurkan total Rp268 miliar yang didistribusikan sebagai berikut:
| Penerima Manfaat | Jumlah Alokasi | Prioritas Penggunaan |
|---|---|---|
| 3 Provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) | Rp60 Miliar | Kebutuhan logistik individu: Pakaian, sabun, sampo, keperluan perempuan, dan perlengkapan bayi. |
| 52 Kabupaten/Kota Terdampak | Rp208 Miliar | |
| TOTAL DANA | Rp268 Miliar | Dana Takis (3 hari langsung cair). |
Layanan Dokumen Kependudukan “Jemput Bola”
Selain bantuan finansial, Kemendagri telah menerjunkan tim khusus ke lapangan untuk memberikan layanan gratis bagi warga yang kehilangan dokumen penting. Fokus layanan meliputi:
- Penerbitan ulang KTP-el.
- Penerbitan ulang Akta Kelahiran.
- Mendagri juga mendorong kementerian lain (seperti Kemendikbudristek dan Polri) untuk segera membuka posko serupa guna mengganti Ijazah, STNK, dan dokumen perbankan yang rusak atau hanyut.
Kondisi Terkini Korban Jiwa
Di balik upaya pemulihan yang masif, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan angka duka yang memprihatinkan. Hingga Selasa (16/12/2025), total korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mencapai 1.053 orang.
Mendagri juga mengetuk pintu solidaritas dari daerah lain yang memiliki kapasitas fiskal memadai untuk turut serta mengirimkan tenaga medis, obat-obatan, maupun logistik tambahan guna meringankan beban para korban.
infopublik




