SENGGIGI — Manajemen Merumatta Senggigi kembali mempertegas posisinya sebagai pemain kunci dalam industri perhotelan di Lombok Barat dengan menggelar agenda apresiasi tahunan bagi para mitra setia. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh loyalitas pelanggan dari berbagai sektor, mulai dari korporasi hingga pemerintahan, guna memastikan keberlanjutan bisnis pariwisata di tengah dinamika pasar 2026.
1. Kedekatan Emosional Sebagai Investasi
Alih-alih sekadar pertemuan bisnis formal, Merumatta mengemas kegiatan ini dalam suasana hangat dan informal. General Manager Merumatta Senggigi, Fahrurrozi, menekankan bahwa menjaga kedekatan emosional dengan travel agent, wedding organizer, hingga sektor pemerintahan adalah kunci dari pertumbuhan hotel selama setahun terakhir.
“Support mereka sangat berarti sehingga Merumatta bisa berkembang seperti sekarang. Kita ingin selalu diingat. Jangan lupakan Merumatta,” ujar Fahrurrozi, Jumat (30/1/2026).
2. Target Pertumbuhan 18 Persen di 2026
Meski tantangan pasar belum sepenuhnya pulih, Merumatta memproyeksikan kenaikan pendapatan sebesar 18 persen pada tahun 2026 dibandingkan capaian 2025. Optimisme ini didorong oleh realisasi Januari 2026 yang secara mengejutkan melampaui target anggaran (over budget), meskipun berada dalam periode low season.
3. Upgrade Fasilitas dan Ekspansi Matta Coffee
Sejalan dengan penguatan relasi, Merumatta juga terus melakukan pembaruan fisik. Dua unit kamar bungalow telah rampung direnovasi sebagai bagian dari proyek pembaruan bertahap. Selain itu, momentum ini juga menandai satu tahun beroperasinya Matta Coffee, lini bisnis pendukung yang kini semakin solid sebagai daya tarik tambahan bagi tamu hotel maupun publik.



