FREE KICK GET PLAY GET SPORT

Mikel Arteta dan Kutukan “Bayang-bayang Pep” yang Bikin Fans Arsenal Susah Tidur Nyenyak

Mikel Arteta masih dibawah bayang-bayang Pep Guardiola (istimewa)

​Mikel Arteta itu ibarat lulusan terbaik dari universitas paling bergengsi, punya IPK sempurna, dan selalu pakai sepatu yang disemir mengkilap setiap kali ke kantor. Tapi, menurut Coach Justin—sang “Paus” sepak bola Indonesia—Arteta punya satu masalah fundamental: dia masih punya “mental asisten”.

​Bayangkan, Anda sudah putus dengan mantan yang super sukses (Pep Guardiola), tapi gaya berpakaian, cara bicara, sampai cara menyeduh kopi Anda masih persis seperti sang mantan. Itulah yang dilihat Coach Justin pada Arteta. Arsenal memang tampil cantik, operan pendeknya rapi seperti barisan anak TK mau darmawisata, tapi begitu ketemu lawan yang main “preman” atau tekanan di menit akhir, Arsenal seringkali bingung harus berbuat apa.

​Apakah Arteta hanya seorang “mandor” yang hebat menjalankan blueprint orang lain, atau dia memang punya visi sendiri?

POJOK ANALISIS

“Masalah utama Arteta bukan karena dia tidak pintar, tapi karena dia terlalu ‘sopan’ untuk liga yang isinya orang-orang lapar kemenangan seperti Haaland atau Salah.”

​Coach Justin mungkin terdengar kejam, tapi mari jujur: menjadi juara Liga Inggris tidak butuh pelatih yang hanya pintar “menata rambut” pemainnya agar terlihat rapi di kamera. Liga Inggris butuh pelatih yang berani kotor, berani teriak, dan berani meludahi taktiknya sendiri demi sebuah gol di menit 90+5.

​Selama Arteta masih merasa harus menjadi “Pep versi murah”, selama itu pula trofi Liga Inggris mungkin hanya akan mampir di London Utara dalam bentuk replika plastik.

Tonton selengkapnya di Podcast Locker Room, biar Anda tahu kenapa Coach Justin sangat hobi bikin fans Meriam London meriang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *