JAKARTA, getnews – Di tengah maraknya informasi yang menyesatkan, salah satu mitos kesehatan yang paling sering meresahkan adalah anggapan bahwa meminum air dari galon guna ulang dapat memicu gangguan kesuburan atau kemandulan.
Faktanya, para pakar dan praktisi medis menegaskan bahwa rumor tersebut sama sekali tidak benar. Penyebab infertilitas jauh lebih serius dan membutuhkan perhatian medis.
Dokter Tegas Bantah: Selama 15 Tahun Praktik, ‘Nggak Ada Tuh!’
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Abraham Dian Winarto (Anggota POGI), membantah keras klaim tersebut. Ia menekankan bahwa air dalam AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) telah melalui proses pengujian dan standar keamanan yang ketat.
“Sampai sejauh ini yang dibilang kasus mandul karena air kemasan galon, selama saya praktik selama 15 tahun ini sihnggak ada tuh,” katanya, menepis keraguan publik berdasarkan pengalaman klinis.
Pelaku Sebenarnya: Gangguan Hormonal dan Gaya Hidup Pasif
Jika bukan air galon, apa penyebab infertilitas yang sebenarnya? Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Gita Pratama, faktor pemicu paling kuat adalah gaya hidup tidak sehat yang memicu gangguan reproduksi yang sering tidak terlihat.
- Pemicu Utama: Pola makan tinggi gula, gaya hidup pasif, dan obesitas yang memicu gangguan hormonal seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).
- Gejala Tersembunyi: Gangguan seperti polip, miom, dan ketidakteraturan ovulasi dapat membuat haid mundur berminggu-minggu atau bahkan muncul dua kali dalam sebulan.
infopublik.id/Humaera




