GERUNG, getnews — Satuan Reskrim Polres Lombok Barat berhasil membongkar tipu muslihat BA (37), seorang spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dikenal licin. BA diringkus tim gabungan Jatanras di sebuah rumah kosong di Labuapi, Minggu malam (28/12), setelah aksi terakhirnya di Kuripan terekam dan dilaporkan oleh korbannya.
Modus yang digunakan terbilang unik sekaligus licik: pelaku menjatuhkan sajadah miliknya untuk mengelabui korban agar turun dari motor sebelum membawa kabur kendaraan tersebut.
Rekam Jejak Kriminal BA di Lombok Barat (2025)
Hasil interogasi menunjukkan bahwa pelaku bukan sekadar pemain amatir, melainkan “predator” jalanan yang beroperasi secara sistematis di banyak wilayah.
| Wilayah Operasi | Jumlah TKP & Barang Bukti |
|---|---|
| Kuripan (TKP Terakhir) | 1 Unit Honda Beat & HP (Modus Jatuhkan Sajadah). |
| Labuapi | 3 Lokasi Berbeda (Dalam Pengembangan). |
| Kediri | 2 Lokasi Berbeda. |
| Gerung | 1 Lokasi. |
| Total Sitaan | 6 Motor (Scoopy, Beat, Vario, Mio) & 2 HP. |
*geser ke kiri
Analisis: Mengapa Curanmor Turun 78%?
Keberhasilan pengungkapan 6 TKP sekaligus dari satu tersangka (BA) ini menjelaskan angka statistik yang sebelumnya dipaparkan dalam Anev Kamtibmas. Dengan tertangkapnya “pemain kunci” atau spesialis, maka rantai kejahatan di banyak titik otomatis terputus. Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada satu pelaku, melainkan akan terus mengembangkan jaringan penadah kendaraan hasil curian tersebut.
Pesan Kamtibmas Nataru
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tengah menikmati libur akhir tahun agar tidak mudah percaya kepada orang asing yang meminta bantuan dengan modus mencurigakan. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP dan saat ini telah mendekam di Mako Polres Lombok Barat untuk proses hukum lebih lanjut.




