ACEH PARLEMEN

“Mohon Dibebaskan Biaya!” Komisi VIII DPR Desak Kemenag Ganti Paspor Calon Haji Pesisir Selatan yang Hilang Terdampak Banjir

Anggota Komisi VIII DPR RI, Wardatul Asriah, dalam kunjungan kerja Komisi VIII di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Sabtu (6/12/2025). Foto: Eno/vel

PESISIR SELATAN, getnews – Anggota Komisi VIII DPR RI, Wardatul Asriah, mendesak Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera bertindak cepat menginventarisasi calon jemaah haji dari Kabupaten Pesisir Selatan yang kehilangan dokumen penting akibat bencana banjir.

​Desakan ini disampaikan Wardatul dalam kunjungan kerja Komisi VIII di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Sabtu (6/12/2025), setelah melihat langsung kerugian yang dialami warga.

Khawatir Calon Haji Kehilangan Hak Berangkat

​Wardatul menyatakan kekhawatiran besar terhadap nasib para calon jemaah haji yang mungkin kehilangan paspor dan berkas administrasi lainnya, yang dapat menyebabkan mereka kehilangan hak untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Bencana ini tidak memilih siapa pun. Bisa saja calon jemaah haji kita terdampak dan dokumen mereka hilang,” ujarnya.

​Komisi VIII menuntut agar proses penggantian paspor dan dokumen administratif lainnya dipermudah. Lebih lanjut, Wardatul mengajukan permintaan spesifik kepada Kemenag sebagai mitra kerja:

“Kalau ada berkas yang hilang karena banjir, saya mohon dibantu. Untuk pembuatan paspor baru, kalau bisa dibebaskan biayanya,” tegasnya.

Negara Harus Hadir di Urusan Keagamaan

​Wardatul menilai langkah pembebasan biaya dan penyederhanaan proses ini sangat penting sebagai bentuk kehadiran negara di tengah musibah. Negara harus memastikan kendala dokumen tidak menjadi penghalang bagi masyarakat yang telah lama menanti giliran beribadah haji.

​Ia berharap pemerintah daerah mempercepat koordinasi dengan Kemenag untuk memastikan seluruh jemaah terdampak terdata. Komisi VIII pun berkomitmen akan terus mengawal agar pelayanan kepada masyarakat, terutama korban bencana, tetap berjalan optimal.

dpr.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *