EKONOMI NEWS

OJK Bidik Integritas Pasar 2026: Perketat Aturan Finfluencer hingga Transparansi ‘Beneficial Owner’

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia Tahun 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026). (Foto: OJK) GETNEWS+
Market Insights: Global Executive Summary

“The Financial Services Authority (OJK) officially inaugurated the 2026 Indonesia Stock Exchange (IDX) trading year with a strategic focus on market integrity and retail investor protection. Following a robust 2025 performance—where the JCI (IHSG) surged by 22.13%—OJK is set to finalize new regulations for financial influencers and mandate ultimate beneficial owner transparency to curb unfair trading. Our audit highlights a shifting landscape where retail investors now command 50% of market activity, necessitating a sophisticated regulatory recalibration to ensure long-term stability and global competitiveness.”

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi membuka lembaran baru pasar modal Indonesia tahun 2026 dengan visi penguatan integritas dan pelindungan investor. Dalam Pembukaan Perdagangan Perdana BEI (02/01/2026), Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa pasar modal kini menjadi pilar strategis yang harus tumbuh secara global, inovatif, namun tetap inklusif bagi investor retail.

​Salah satu poin krusial dalam arah kebijakan 2026 adalah finalisasi aturan bagi Influencer Keuangan (Finfluencer) yang ditargetkan terbit pertengahan tahun ini. Langkah ini diambil untuk memastikan literasi investasi dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan memiliki kepatuhan perizinan yang jelas.

​“Kami fokus pada peningkatan kualitas perusahaan tercatat, transparansi ultimate beneficial owner untuk meminimalkan transaksi tidak wajar, hingga penguatan basis investor institusi,” tegas Mahendra.

Rekor Solid 2025: Landasan Menuju 2026

​Pasar modal Indonesia meninggalkan tahun 2025 dengan rapor yang sangat hijau. IHSG berhasil menyentuh level 8.646,94 atau tumbuh signifikan sebesar 22,13% sepanjang tahun. Pulihnya kepercayaan investor asing juga terlihat dari catatan net buy sebesar Rp36,23 triliun di semester kedua, didukung oleh ledakan jumlah investor muda (di bawah 40 tahun) yang mendominasi profil investor nasional.

Getnews+ Market Audit: Capital Market Performance 2025

GET DATA: CAPITAL MARKET AUDIT 2025
IHSG Close 20258.646,94 (+22,13% YtD)
Total Investor (SID)20,2 Juta (+36% YtD)
Rerata Transaksi HarianRp18,1 Triliun
Porsi Investor Ritel50% (Dominasi Domestik)

Ekosistem Baru: Bursa Karbon dan Ekonomi Hijau

​Menyongsong masa depan, OJK bersama kementerian terkait tengah mempercepat pembangunan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) guna menghadirkan perdagangan karbon yang kredibel dan berstandar global. Hal ini sejalan dengan ambisi pemerintah menjadikan sektor jasa keuangan sebagai motor utama ekonomi hijau nasional.

​Di sisi lain, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengumumkan masterplan 2026-2030 yang menargetkan pasar modal Indonesia menjadi jauh lebih kompetitif secara global, transparan, dan inklusif pada tahun 2030 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *