CEK CUACA

Prabowo Instruksikan Siaga Bencana dari London, BMKG Terbitkan Warning Cuaca Ekstrem di NTB

MATARAM, Getnews.co.id – Di tengah agenda kunjungan kerja di London, Inggris, Presiden Prabowo Subianto terus memantau stabilitas nasional, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini bertepatan dengan rilis peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) terkait potensi cuaca ekstrem yang akan mengepung wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sepekan ke depan.

​Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG memprediksi munculnya Bibit Siklon Tropis 97S di utara Australia yang memicu perlambatan kecepatan angin dan kelembapan udara basah di wilayah NTB.

Resume Audit: Prediksi Cuaca & Dampak Sektoral

Meteorological Impact Dashboard

Periode: 20 Januari – 26 Januari 2026

Wilayah TerdampakAncaman UtamaRekomendasi Keselamatan
Seluruh Kab/Kota NTBHujan Lebat, Puting Beliung, & Banjir Rob.Waspada lereng tidak stabil & pohon tumbang.
Perairan Selatan NTBGelombang Tinggi (2.5 – 4.0 Meter).Stop aktivitas pelayaran kecil di Samudera Hindia.
Sektor PenerbanganAwan Cumulonimbus (CB) & Angin Kencang.Prioritas keselamatan saat take-off & landing.

Instruksi Khusus: Penataan Lingkungan & Infrastruktur

​Pemerintah Daerah dan masyarakat dihimbau untuk segera melakukan langkah mitigasi nyata. Penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghindari pemotongan lereng yang tidak terkontrol, serta pemangkasan dahan pohon yang rapuh menjadi prioritas utama guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

​BMKG juga mengingatkan agar operator transportasi laut dan udara memperhatikan informasi meteorologi secara rinci, terutama di tengah labilitas atmosfer kuat yang mendukung proses konvektif skala lokal di NTB.

“Alam tidak pernah terburu-buru, namun semuanya terselesaikan.”

— Lao Tzu

Dogma Digital

Menghadapi peringatan dini cuaca ekstrem di NTB, kearifan Lao Tzu mengingatkan kita bahwa mitigasi bukan tentang kepanikan, melainkan tentang harmoni dalam kesiapsiagaan. Saat dinamika atmosfer menunjukkan gejolak, kebijakan yang paling tepat adalah yang selaras dengan ritme alam—bukan melawannya.

Instruksi yang ditarik dari London oleh Presiden Prabowo harus diterjemahkan sebagai mandat untuk menata kembali kedisiplinan ekologi di daerah. Jurnalisme kami hadir untuk mengawal transisi tersebut; memastikan bahwa setiap peringatan meteorologi menjadi dasar bagi tindakan nyata demi keselamatan publik, tanpa distorsi dan tanpa spekulasi.

GETNEWS.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *