JAKARTA — Bank Indonesia (BI) bersama Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR Antarnegara antara Indonesia dan Korea Selatan, Rabu, 1 April 2026. Dengan peresmian ini, masyarakat Indonesia kini dapat melakukan transaksi belanja di Korea Selatan hanya dengan memindai kode QR melalui aplikasi yang mendukung QRIS, tanpa perlu lagi menukar uang tunai ke mata uang Won.
Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Joint Vision Statement (JVS) yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lee Jae-myung di Korea Selatan pada hari yang sama. Kerja sama ini bertujuan untuk mempererat hubungan ekonomi kedua negara melalui integrasi sistem pembayaran digital yang lebih efisien dan inklusif.
Efisiensi Transaksi Mata Uang Lokal
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, bersama Deputi Gubernur Senior Bank of Korea, Sangdai Ryoo, meresmikan konektivitas ini secara virtual dan simultan di kedua negara. Perry menegaskan bahwa penggunaan QR antarnegara memungkinkan transaksi dilakukan langsung dalam mata uang lokal masing-masing negara (Local Currency Settlement), sehingga biaya transaksi menjadi lebih rendah karena menghindari marjin nilai tukar yang tinggi.
”Peresmian ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi bersama Indonesia dan Korea Selatan untuk membangun sistem pembayaran yang terintegrasi, efisien, dan inklusif sebagai fondasi konektivitas ekonomi digital kedua negara,” ujar Perry Warjiyo dalam prosesi peresmian di Jakarta.
Mendorong Pariwisata dan UMKM
Acara yang berlangsung di Gedung Bank Indonesia Jakarta ini turut dihadiri oleh Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta serta Minister & Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo-deok. Kehadiran QRIS di Korea Selatan diharapkan tidak hanya memudahkan wisatawan asal Indonesia, tetapi juga membuka peluang pasar bagi produk-produk UMKM kedua negara melalui kemudahan akses pembayaran.
Korea Selatan kini menyusul sejumlah negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura yang telah lebih dulu mengadopsi interkoneksi pembayaran QR dengan Indonesia. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital global.




