PATTAYA, GETNEWS. – Tim Equestrian (berkuda) Indonesia sukses mencetak sejarah besar dengan meraih medali emas pertama sepanjang keikutsertaan mereka di ajang SEA Games. Prestasi gemilang ini diraih pada disiplin show jumping kategori team jumping dalam drama pertandingan yang sangat menegangkan di Thai Polo & Equestrian Club, Pattaya.
Kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa cabang olahraga berkuda Indonesia memiliki potensi besar di level internasional, hingga masuk dalam daftar 21 cabang olahraga unggulan nasional.
Detik-Detik Kemenangan Dramatis: Indonesia vs Malaysia
Persaingan berlangsung sangat sengit hingga harus ditentukan melalui babak jump off setelah kedua negara mencatatkan poin yang sama kuat.
| Negara | Status Babak Akhir | Catatan Waktu (Jump Off) |
|---|---|---|
| 🥇 INDONESIA | Clear Round | 107,01 Detik |
| 🥈 Malaysia | Clear Round | 110,08 Detik |
Para Ksatria Emas Indonesia
Medali emas ini dipersembahkan oleh kombinasi rider tangguh yang tampil konsisten tanpa penalti (clear round) sejak babak penyisihan:
- Brayen Nathan Brata-Coolen: Pencatat waktu tercepat (77,53 detik & 65,57 detik).
- Arserl Rizki Brayudha
- Raymen Kaunang
- Dirga Wira Ramadhan Saputra: Debut SEA Games yang langsung berbuah emas.
🏆 Koleksi Medali Equestrian Indonesia (Update 17 Des 2025)
Selain emas bersejarah di nomor team jumping, tim berkuda Indonesia juga menunjukkan dominasi di kategori lain:
- Eventing (Team): Medali Perak (Welda, Jamhur, Riko, & Steven).
- Eventing (Individual): Medali Perunggu (Steven Menayang).
- Dressage (Team): Medali Perak (Alfaro, Dara Ninggar, Audirania, & Karen).
- Show Jumping (Team): MEDALI EMAS.
💬 Optimisme Menpora: “Bukan Emas yang Terakhir”
Menpora Erick Thohir menyambut gembira pecahnya rekor “telur” medali emas ini. Beliau menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pembinaan berkuda melalui peta jalan (road map) yang jelas menuju Asian Games dan Olimpiade.
“Ini bukanlah emas pertama dan satu-satunya dari berkuda. Ini adalah emas pertama yang akan membuka emas-emas cabor berkuda berikutnya untuk Indonesia,” ujar Menpora Erick.
Prestasi ini menjadi suntikan semangat baru bagi olahraga berkuda nasional, yang kini sah menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan di Asia Tenggara.
Kemenpora




