Nusa Tenggara Barat PENDIDIKAN

Sinergi Pejanggik-Majapahit: Mengunci Potensi Desa Melalui ‘Profesor Berdampak’

MATARAM, getnews.co.id — Di tengah hiruk-pukuk dinamika pembangunan di Nusa Tenggara Barat, sebuah kolaborasi lintas sektoral yang cukup fundamental baru saja dipancangkan. Senin (19/1), Ruang Kerja Gubernur NTB menjadi saksi bertemunya dua kekuatan utama daerah: Otoritas Kebijakan dan Kekuatan Akademik.

​Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Universitas Mataram (Unram) melalui program “Profesor Berdampak”. Ini bukan sekadar audiensi formal, melainkan sinkronisasi mesin birokrasi dengan keilmuan tinggi untuk satu target konkret: Eradikasi kemiskinan ekstrem di level akar rumput.

Intelektual Turun Gunung

​Program “Profesor Berdampak” yang diusung Rektor Terpilih Unram, Prof. Sukardi, menjadi antitesis dari menara gading akademik. Para guru besar kini ditantang untuk “turun gunung”, membina desa secara berkelanjutan.

​Bagi Gubernur Iqbal, inisiatif ini adalah kepingan puzzle yang hilang untuk menyempurnakan Program Desa Berdaya. “Target akhirnya adalah desa-desa tersebut mampu keluar dari kemiskinan ekstrem secara mandiri,” tegas Miq Iqbal. Pesannya jelas: Pembangunan desa tidak boleh lagi hanya berdasarkan intuisi, tapi harus berbasis perencanaan tim yang objektif dan akademik.

Portofolio Baru bagi Mahasiswa KKN

​Ada dimensi menarik dalam kolaborasi ini. Gubernur Iqbal menginstruksikan agar keterlibatan mahasiswa KKN tidak lagi sekadar seremoni sosial. Mereka akan menjadi bagian dari tim kerja para Profesor di lapangan.

​Sebagai bentuk pengakuan negara, Pemerintah Provinsi NTB berencana menerbitkan Sertifikat Khusus bagi mahasiswa yang terlibat. Ini adalah langkah maju dalam menghargai rekam jejak pengalaman nyata sebelum mereka memasuki dunia kerja yang kompetitif.

Variabel StrategisDeskripsi OperasionalOutput Target
Inisiator UtamaUniversitas Mataram (Program Profesor Berdampak)Validasi Akademik
Mitra EksekutifPemprov NTB (Program Desa Berdaya)Akselerasi Kebijakan
Instrumen PendukungMahasiswa KKN & Sertifikasi PortofolioRekam Jejak Nyata
Dogma Digital

“Pembangunan NTB hari ini tidak lagi butuh sekadar retorika, melainkan sinergi yang berdampak nyata. Pertemuan di Pejanggik sore ini membuktikan bahwa ketika kebijakan bertemu dengan keilmuan, maka desa bukan lagi sekadar objek, melainkan subjek yang berdaya. Getnews memandang langkah ini sebagai fondasi penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi masa depan NTB.”

— Biro Strategi & Inovasi Getnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *