BANDA ACEH, getnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh memastikan stok beras di wilayah tersebut mencapai sekitar 80 ribu ton dan diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Juni 2026. Namun, upaya distribusi logistik kini difokuskan pada pengiriman ke sejumlah daerah yang stoknya mulai menipis akibat terhambatnya jalur pascabencana hidrometeorologi.
Kepala Dinas Pangan Provinsi Aceh, Surya Rayendra, dalam konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu (13/12/2025), mengatakan bahwa secara umum persediaan mencukupi, tetapi diperlukan penambahan stok di beberapa kabupaten/kota.
Fokus Distribusi: Aceh Tengah dan Bener Meriah
Daerah yang menjadi fokus penambahan stok adalah Aceh Tengah dan Bener Meriah, di mana gudang Bulog mereka yang berada di Takengon mulai menipis.
- Tantangan: Transportasi dari Banda Aceh ke Takengon sulit untuk membawa jumlah beras yang banyak.
- Aksi Cepat: Telah dilakukan penambahan suplai sebanyak 5 ton ke Aceh Tengah dalam dua hari terakhir.
- Rencana Lanjutan: Penambahan stok lebih lanjut akan diutamakan apabila jalur Lhokseumawe-Bener Meriah sudah bisa dilalui, dengan prioritas untuk distribusi logistik dan alat kesehatan.
Penyaluran Beras Bencana Pusat
Dinas Pangan Aceh telah menerima sebanyak 10.000 ton beras bencana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional. Bantuan ini disalurkan melalui Gubernur Aceh dan selanjutnya didistribusikan ke kabupaten/kota terdampak.
Sebelumnya, Pemprov Aceh juga sudah menyalurkan 4.390,2 ton dari total 6.298,4 ton beras bencana yang dianggarkan.
Status Penyaluran Beras Bencana (Per 13/12/2025):
| Status Penyaluran | Jumlah Kab/Kota | Daftar Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| Selesai Disalurkan | 10 | Langsa, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Pidie, Pidie Jaya, Nagan Raya, Aceh Besar. |
| Belum Disalurkan (Menunggu Permintaan) | 8 | Aceh Tamiang, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireuen, Gayo Lues, Bener Meriah. |
| **Catatan:** Dari total 6.298,4 ton beras bencana, 4.390,2 ton sudah tersalurkan dan 1.899,1 ton belum disalurkan menunggu permintaan kepala daerah. | ||
Penyaluran 1.899,1 ton beras bencana yang belum didistribusikan menunggu permintaan resmi dari masing-masing kepala daerah kepada Gubernur Aceh.
infopublik




