ACEH Nasional Peristiwa SUMATRA

Tiga Kapal Logistik Siap Berangkat! Pelabuhan Ulee Lheue Angkut Bantuan 4 Ton Obat dan Ekskavator TNI

Kepala UPTD Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, memastikan sedikitnya tiga kapal logistik sedang dan akan bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue untuk mengangkut bantuan ke wilayah timur Aceh dan daerah yang masih terisolasi. (Foto Hendra Gunawan/ Dit. KPM Kemkomdigi)

BANDA ACEH, getnews – Upaya percepatan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak dan terisolasi di Aceh terus dimaksimalkan melalui jalur laut. Kepala UPTD Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, memastikan sedikitnya tiga kapal logistik sedang dan akan bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh.

​Kapal-kapal ini akan mengangkut bantuan skala besar, termasuk alat berat dan bantuan internasional, menuju wilayah timur Aceh.

Kapal ADRI TNI Bawa Alat Berat, Kapal Sukses Bersama Angkut Bantuan Internasional

​Husaini merinci pergerakan tiga kapal logistik yang vital dalam misi kemanusiaan ini:

  1. Kapal ADRI (Mabes TNI): Jenis Roro, dijadwalkan sandar sekitar pukul 15.00 WIB. Kapal ini membawa beberapa eksakvator dan truk untuk mendukung percepatan perbaikan infrastruktur di lokasi bencana.
  2. Kapal Sukses Bersama: Berkapasitas kargo hingga 300 ton, kapal ini akan memuat berbagai bantuan, termasuk tambahan bantuan internasional. ​“Total ada 4 ton obat-obatan dari Malaysia yang akan diberangkatkan bersama kapal Sukses Bersama. Bila muatan penuh, kapal akan berangkat pada hari Kamis menuju Pelabuhan Kuala Langsa tanpa transit,” jelas Husaini.
  3. KMP Wira Luisa: Kapal ini membawa LPG skid tank dari Krueng Geukueh dan diperkirakan sandar di Ulee Lheue sekitar pukul 22.00 WIB.

Listrik Pulih, Operasional Pelabuhan Normal

​Husaini memastikan bahwa operasional pelabuhan kini berjalan normal, setelah kendala keterbatasan BBM untuk genset akibat masalah listrik berhasil teratasi.

“Sejak hari ini kami tidak lagi menghidupkan genset. Listrik sudah stabil dan proses bongkar muat berjalan lebih lancar,” ucapnya.

​Untuk mengantisipasi lonjakan bantuan logistik, UPTD juga telah menyiapkan armada tambahan: KM Malahayati (kapasitas 40 ton/185 penumpang) dan KM Antares (kapasitas 150 ton/50 penumpang).

​Husaini mengimbau seluruh lembaga atau warga yang akan menyalurkan bantuan melalui jalur laut untuk datang langsung ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, karena pendaftaran via telepon/WA masih terhambat gangguan sinyal. Prioritas pengiriman akan disalurkan ke wilayah yang paling membutuhkan.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *