MAROS-PANGKEP — Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 (PK-THT) milik Indonesia Air Transport memasuki fase evakuasi udara yang intensif. TNI Angkatan Udara telah mengerahkan Helikopter H-225M Caracal dari Skadron Udara 8 Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja untuk membantu proses pencarian dan evakuasi di medan terjal Puncak Bulusaraung.
Temuan fragmen di lapangan memberikan bukti fisik yang tak terbantahkan:
- Emblem Kenegaraan: Foto terbaru menunjukkan penemuan bordir lambang Garuda Pancasila dengan latar biru dan kuning yang telah hangus, mengonfirmasi pesawat ini sedang dalam misi kedinasan resmi (Kementerian Kelautan dan Perikanan).
- Identitas Teknis: Tangkapan layar dari lokasi menunjukkan pelat identifikasi logam (stiker teknis) berwarna emas yang berserakan di antara material komposit pesawat yang hancur.
- Kondisi Crash Site: Citra dari pendaki memperlihatkan serpihan sayap dan badan pesawat yang berada di area cadas dengan visibilitas sangat rendah akibat kabut tebal.
Pusat Validasi Operasi Udara
Data pengerahan Helikopter H-225M Caracal TNI AU dalam misi pencarian ATR-42 PK-THT.
Dokumentasi primer serpihan pesawat dan atribut PSDKP-KKP di lokasi kejadian.




