Kota Mataram Lombok Tengah Peristiwa

Tragedi Sungai Melau: Dari Lombok Tengah Korban Ditemukan di Pantai Gading Mataram

MATARAM — Operasi pencarian terhadap Pawan (69), warga Dusun Mapasan, Lombok Tengah yang terseret arus Sungai Melau, berakhir duka. Setelah tiga hari pencarian intensif lintas wilayah, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tepi Pantai Gading, Kota Mataram, Kamis (22/01/2026) pagi.

SAR Operation Audit: Melau River Incident

Kronologi & DataDetail Informasi
Waktu KejadianSelasa, 20 Januari 2026.
Titik TemuPantai Gading, Mataram (Muara Aliran).
Status OperasiSELESAI / DITUTUP.

Penyisiran Hingga ke Muara

​Kejadian bermula pada Selasa fajar saat warga menemukan jejak kaki dan pakaian korban di tepi Sungai Melau. Sejak saat itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika bersama BPBD dikerahkan untuk menyisir area yang dikenal memiliki arus kuat tersebut.

​Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, menjelaskan bahwa strategi pencarian sengaja diperluas hingga ke titik hilir untuk mengantisipasi daya dorong arus sungai selama cuaca ekstrem.

“Pencarian kami maksimalkan dengan menyisir aliran Sungai Melau hingga ke muara. Setelah dipastikan oleh pihak keluarga bahwa jenazah tersebut benar merupakan korban yang dicari, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Bustanil mewakili Kepala Kantor SAR Mataram.

​Penemuan jenazah oleh warga di tepi Pantai Gading pada Kamis pagi segera direspons tim evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna proses identifikasi akhir sebelum diserahterimakan ke rumah duka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *