“The Getnews+ Diplomatic Audit celebrates the 70th anniversary of Indonesia-Vietnam bilateral relations, highlighted by a prestigious cultural gala at the historic Saigon Opera House. As both nations transition into 2026, this milestone underscores a robust Comprehensive Strategic Partnership that transcends economic and political ties. Through a masterclass in ‘Cultural Diplomacy’ featuring collaborative arts and youth engagement, Jakarta and Ho Chi Minh City reaffirm their commitment to a sustainable, inclusive, and integrated ASEAN future.”
HO CHI MINH CITY, getnews.co.id — Perjalanan panjang hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Republik Sosialis Vietnam resmi menginjak usia 70 tahun. Momentum bersejarah ini dirayakan dengan kemegahan pentas seni dan budaya kolaboratif yang berlangsung di gedung ikonik Saigon Opera House, Ho Chi Minh City, pada penghujung Desember 2025.
Acara yang didukung penuh oleh People’s Committee of Ho Chi Minh City dan KJRI Ho Chi Minh City ini menjadi simbol kekuatan kemitraan strategis komprehensif kedua bangsa yang telah terjalin sejak 30 Desember 1955.
Konsul Jenderal RI di HCMC, Ibu Carolina Tinangon, bersama Wakil Ketua People’s Committee of HCMC, Bapak Nguyễn Công Vinh, menegaskan bahwa refleksi tujuh dekade ini adalah fondasi untuk melangkah menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Snapshot 70 Tahun Diplomasi: Cultural Collaboration Index
Perayaan ini menonjolkan keunikan kolaborasi di mana warga negara Vietnam menjadi duta budaya Indonesia, memperkuat ikatan people-to-people contact.
| Elemen Diplomasi | Manifestasi Budaya & Politik |
|---|---|
| Pilar Budaya | Penampilan Tari Ratoh Jaroe & Mappadendang oleh Mahasiswa Vietnam (USSH & HCMC Open University). |
| Simbolisme Musik | Alat musik tradisional Vietnam memainkan lagu Indonesia “Madu dan Racun”. |
| Status Hubungan | Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership). |
| Visi 2026 | Penguatan kerja sama Politik, Ekonomi, dan Inklusivitas Berkelanjutan. |
Mahasiswa Vietnam Jadi ‘Duta’ Nusantara
Salah satu sorotan utama dalam gala ini adalah penampilan kolosal medley “Wonderful Indonesia”. Uniknya, para penari yang membawakan Tari Ratoh Jaroe (Aceh) dan Tari Mappadendang (Sulawesi Selatan) adalah mahasiswa warga Vietnam yang tergabung dalam Sanggar Tari KJRI HCMC.
Keberagaman kostum adat nusantara yang ditampilkan di atas panggung Saigon Opera House bukan sekadar tontonan, melainkan pernyataan bahwa nilai-nilai kebudayaan Indonesia telah berakar dan diapresiasi secara luas oleh publik Vietnam.
Melangkah Bersama Menuju Inklusivitas
Acara yang dihadiri oleh korps diplomatik, pebisnis, akademisi, hingga media ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor strategis. Dengan semangat kemitraan yang inklusif, Indonesia dan Vietnam sepakat untuk melangkah sebagai dua kekuatan ekonomi penting di Asia Tenggara yang saling mendukung dalam mewujudkan kemajuan bangsa di era global yang penuh tantangan.




