BREAKING NEWS

[UPDATE] Manifes Lengkap PK-THT Terungkap: Capt. Andy Dahananto di Kursi Pilot

Ilustrasi (istimewa) GETNEWS.

MAROS-PANGKEP, getnews.co.id — Memasuki Sabtu malam (17/1/2026), kabut tebal dan medan terjal di Puncak Bulusaraung menjadi penghalang utama tim SAR gabungan. Sambil menunggu evakuasi fisik yang dijadwalkan pada fajar esok, otoritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah merilis manifes resmi 11 orang di dalam pesawat nahas tersebut.

​Berdasarkan standby statement KKP, pesawat misi pengawasan perikanan ini dipiloti oleh Capt. Andy Dahananto dengan kopilot Yudha Mahardika.

​“Prioritas kami adalah keselamatan semua kru. KKP terus berkoordinasi dengan Basarnas dan otoritas penerbangan di Makassar,” jelas pernyataan resmi KKP.

Official Mission Manifest

Daftar Penghormatan
Awak & Penumpang PK-THT

Misi Pengawasan Udara PSDKP – Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Flight Deck & Cabin
  • • Capt. Andy Dahananto (Pilot in Command)
  • • Yudha Mahardika (SIC / First Officer)
  • • Sukardi (XCU Captain)
  • • Hariadi (Flight Operation Officer)
  • • Florencia Lolita (Flight Attendant)
  • • Esther Aprilita (Flight Attendant)
Mission Specialists (PSDKP)
  • • Franky D Tanamal (Electronic Observer)
  • • Junaidi (Electronic Observer)
  • • Deden (Staf KKP)
  • • Ferry (Staf KKP)
  • • Yoga (Staf KKP)

“Segenap redaksi Getnews menyampaikan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar PSDKP-KKP dan Indonesia Air Transport. Pengabdian mereka abadi di cakrawala Nusantara.”

Getnews Tribute | Verified 17.01.2026

Mission Manifest: PK-THT Air Surveillance

Update Status | 17 Januari 2026 – 18:50 WITA

KategoriData Manifes / Lokasi
Total POB (Person on Board)11 Orang (8 Awak, 3 Penumpang)
Pilot In CommandCapt. Andy Dahananto
Titik Koordinat (Sinyal Terakhir)04°57’08” LS dan 119°42’54” BT
Kondisi Visual LapanganTitik Api Terdeteksi & Lokasi Berkabut
Data Source: KKP RI & Dirjen Hubud CONFIRMED MANIFEST

Upaya Koordinasi: Helikopter TNI AU Disiagakan

​Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa target pencarian kini terkunci di pegunungan kapur Bantimurung dan Puncak Bulusaraung. Satu unit helikopter milik TNI Angkatan Udara telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi udara jika cuaca memungkinkan besok pagi. Crisis Center juga telah dibuka secara resmi di Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin sebagai pusat informasi bagi keluarga korban.

Verifikasi Sumber Manifes & Data

Primary Mission Authority
Kementerian Kelautan & Perikanan RI

Konfirmasi resmi daftar 11 Person on Board (POB) dalam misi pengawasan udara Ditjen PSDKP.

Regulatory Body
Ditjen Hubud Kemenhub

Validasi registrasi pesawat PK-THT (ATR 42-500) dan status darurat DETRESFA per 17 Januari 2026.

Tactical Command
Basarnas Makassar

Update operasional lapangan dari Kasi Ops Andi Sultan terkait koordinasi manifes untuk proses evakuasi.

Data manifes di atas telah disinkronkan dengan sistem Flight Information Region (FIR) Makassar dan Crisis Center Bandara Sultan Hasanuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *