PANGKEP, getnews.co.id — Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (PK-THT) menemui titik terang. Memasuki pukul 18.00 WITA, laporan dari lapangan menyebutkan adanya temuan serpihan pesawat di kawasan kaki Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Informasi ini diperkuat dengan beredarnya rekaman video dari pendaki yang menunjukkan potongan serpihan yang terbakar di ketinggian. BPBD Pangkep dilaporkan telah menerjunkan tim pendahulu sebanyak enam personel untuk melakukan verifikasi fisik di lokasi temuan.
Faktor Cuaca: Dua Awan Kumulonimbus
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Kukuh Ribudiyanto, menjelaskan bahwa analisis satelit menunjukkan kondisi ekstrem saat pesawat melintas. “Terpantau ada dua sel awan Kumulonimbus (CB) di lokasi hilang kontak. Kecepatan angin di awan tersebut bisa mencapai 20 knot (32 km/jam) dengan hujan lebat,” ungkapnya.
Pusat Referensi & Validasi Fakta
Analisis sel awan Kumulonimbus & data curah hujan lokasi kejadian oleh Kukuh Ribudiyanto.
Pernyataan resmi Kabag Humas Endah Purnama Sari terkait aktivasi DETRESFA & PK-THT.
Laporan penemuan serpihan di Gunung Bulusaraung & koordinasi regu evakuasi darat.
guna menjamin validitas informasi Getnews per 17 Januari 2026.




