MATARAM — Sebuah narasi yang mengeklaim adanya video asusila berdurasi 13 menit 17 detik yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lenek, Lombok Timur, beredar masif di berbagai platform media sosial dan aplikasi pesan instan. Unggahan tersebut dibarengi dengan tautan mencurigakan yang mengarahkan pembaca untuk mengunduh video tersebut.
Namun, benarkah video tersebut melibatkan mahasiswa KKN di Lenek?
Hasil Penelusuran
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan tim redaksi Getnews.co.id dan verifikasi silang dengan laporan media utama klaim tersebut dipastikan TIDAK BENAR atau HOAKS.
- Video Lama: Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) menunjukkan bahwa potongan gambar dan durasi yang disebutkan dalam narasi tersebut telah lama beredar di internet jauh sebelum periode KKN mahasiswa di Lenek dimulai. Video serupa sering kali digunakan oleh penyebar hoaks dengan hanya mengubah keterangan lokasi untuk menarik klik (clickbait).
- Modus Phishing: Tautan yang disebarkan bersama narasi tersebut merupakan situs berbahaya. Pola ini sering digunakan untuk mencuri data pribadi pengguna melalui mekanisme phishing.
- Klarifikasi Otoritas: Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi maupun bukti valid yang mengaitkan mahasiswa KKN di Desa Lenek dengan aktivitas tersebut. Pemerintah desa dan pihak universitas juga telah membantah keterlibatan mahasiswa mereka dalam narasi yang beredar.
Audit Strategis: Anatomi Hoaks Video KKN Lenek
Narasi ini sengaja dirancang untuk mengeksploitasi sensitivitas moral masyarakat guna menyebarkan konten berbahaya atau pembunuhan karakter.
Kesimpulan
Klaim bahwa mahasiswa KKN di Lenek membuat video syur adalah HOAKS. Konten tersebut merupakan hasil rekayasa informasi (false context) menggunakan video lama yang bertujuan untuk menyesatkan publik dan melakukan pencurian data digital.
Vonis: SALAH/HOAKS




