“November 2025 menjadi bulan yang tenang—mungkin terlalu tenang—bagi sektor transportasi NTB. Data BPS menunjukkan penurunan penumpang angkutan laut yang mencapai 33,79%, beriringan dengan melandainya penumpang pesawat domestik sebesar 10,43%. GETNEWS mendeteksi adanya korelasi kuat antara berakhirnya musim event di Oktober dengan ‘low season’ transportasi yang berisiko memperlambat perputaran uang di sektor jasa pendukung.”
MATARAM — Setelah hiruk-pikuk di bulan sebelumnya, arus pergerakan manusia di NTB pada November 2025 tampak kehilangan tenaga. Baik lewat pelabuhan maupun bandara, statistik menunjukkan grafik yang melandai tajam.
1. Jalur Laut: Penurunan Drastis 33 Persen
Penurunan paling mencolok terjadi di dermaga. Jumlah penumpang yang datang melalui pelabuhan laut di NTB tercatat hanya 60,30 ribu orang, anjlok 33,79% dibandingkan Oktober. Penumpang yang berangkat pun setali tiga uang, turun 33,83% menjadi 65,07 ribu orang. Pelabuhan Lembar dan Kayangan tampak lebih lengang dari biasanya.
2. Jalur Udara: Domestik Turun, Internasional Bertahan
Di angkasa, ceritanya tak jauh berbeda. Penumpang domestik yang tiba di Bizam tercatat 98.948 orang, turun 10,43%. Namun, ada sedikit napas dari jalur internasional; terdapat 13.043 orang yang datang dari luar negeri, menunjukkan bahwa daya tarik wisata mancanegara masih sedikit lebih stabil dibanding pergerakan warga lokal/domestik.
3. Logistik: Bongkar Muat Barang Ikut Melambat
Bukan hanya manusia, barang pun malas bergerak. Jumlah barang yang dimuat di pelabuhan laut turun drastis hingga 62,37%. Ini adalah sinyal bahwa aktivitas perdagangan antar-pulau atau pengiriman komoditas keluar NTB sedang berada di titik nadir sepanjang kuartal akhir 2025.
GET DATA: Transport & Logistic Audit Nov 2025
BPS !NSIGHT: Edisi Januari 2026
"Sourced from BRS BPS NTB - Strategic Analysis by GET DATA !NSIGHT"




