Nusa Tenggara Barat

Orkestrasi NGO: Bappeda NTB Perkuat Akar Rumput Desa Berdaya

​Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik (Dr. Aka), menegaskan bahwa capaian ini adalah fondasi baja bagi optimisme swasembada pangan 2026, menyelaraskan NTB dengan ambisi nasional Bapak Presiden RI. (GETNEWS)

MATARAM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB mengambil langkah taktis untuk memastikan program unggulan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri. Bappeda resmi menggandeng ratusan organisasi non-pemerintah (NGO) guna memperkuat pelaksanaan Program Desa Berdaya. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk menciptakan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan inisiatif sipil di tingkat tapak.

​Pelibatan NGO dipandang sebagai strategi krusial untuk mengisi celah-celah pembangunan yang sering kali tidak terjangkau oleh birokrasi konvensional. Dengan pengalaman lapangan yang kuat, NGO diharapkan mampu menjadi katalisator bagi kemandirian desa di Nusa Tenggara Barat.

​Mencegah Pembangunan yang “Jalan Sendiri”

​Kepala Bappeda NTB menekankan bahwa kunci dari efektivitas Desa Berdaya terletak pada orkestrasi yang matang. Tanpa koordinasi, intervensi pembangunan berisiko tumpang tindih atau bahkan tidak tepat sasaran. Dengan melibatkan ratusan NGO, pemerintah ingin memastikan setiap program bersifat terarah, terukur, dan saling melengkapi.

​NGO akan berperan dalam berbagai klaster pembangunan desa, mulai dari penguatan ekonomi kreatif, konservasi lingkungan, hingga pemberdayaan perempuan dan anak. Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah wajah desa-desa di NTB menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

​Audit Strategis: Sinergi Pembangunan Desa Berdaya NTB

​Struktur kolaborasi ini dirancang untuk memaksimalkan sumber daya yang ada melalui pengawasan dan eksekusi yang lebih transparan.

Audit Strategis: Orkestrasi Pembangunan Desa

Unsur KolaborasiPeran StrategisVonis Resiko
Bappeda NTBRegulator dan penyusun orkestrasi anggaran daerah.POLICY ORCHESTRATOR
Jejaring NGOEksekutor lapangan dan pendamping pemberdayaan masyarakat.GRASSROOTS AGENT
Masyarakat DesaSubjek pembangunan dan penerima manfaat langsung.COMMUNITY EMPOWERMENT

Penguatan Database Desa

​Selain eksekusi fisik, pelibatan NGO ini juga menyasar pada penguatan basis data desa. Dengan pendampingan dari organisasi non-pemerintah, Bappeda berharap data potensi dan permasalahan desa dapat terbarui secara real-time. Hal ini krusial untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang digelontorkan melalui Program Desa Berdaya memiliki dampak yang terukur bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Nusa Tenggara Barat.

Verified Source: bappeda.ntbprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *