GET SPORT

Diplomasi Olahraga Prancis-Indonesia

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone (kedua dari kanan), didampingi Direktur Utama Persib Bandung Glenn Timothy Sugita (kanan) dan dua pesepak bola Prancis Layvin Kurzawa (kedua kiri) dan Andrew Jung (kiri), menyampaikan sambutannya saat menerima kunjungan manajemen Persib di Wisma Prancis, Jakarta (24/3/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)

JAKARTA — Pemerintah Prancis melalui Duta Besar Fabien Penone menegaskan komitmen untuk memperluas cakrawala kerja sama bilateral dengan Indonesia melampaui sektor pertahanan dan budaya. Sektor olahraga kini diposisikan sebagai pilar strategis baru dalam mempererat hubungan kedua negara (people-to-people exchange).

​Komitmen ini disampaikan Dubes Penone saat menerima kunjungan manajemen Persib Bandung di Wisma Prancis, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026. “Kami ingin memperkuat dan menganekaragamkan kerja sama bilateral. Olahraga adalah pendorong utama bagi pertukaran masyarakat,” ujar Penone dalam keterangan resminya.

Dari Clairefontaine hingga Sepak Bola Putri

​Salah satu manifestasi nyata dari kolaborasi ini adalah program pengiriman talenta muda Indonesia ke Clairefontaine, pusat pelatihan sepak bola nasional Prancis yang legendaris. Program unggulan ini dijalankan melalui sinergi antara Kedutaan Besar Prancis, Kemenpora, PSSI, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

​Ke depan, fokus kerja sama akan diperluas ke sektor yang lebih spesifik, yakni pengembangan sepak bola putri. Penone mengungkapkan rencana peluncuran inisiatif pembinaan bagi pemain dan pelatih wanita guna mendongkrak prestasi sepak bola putri Indonesia di kancah internasional. Tak hanya sepak bola, olahraga berkuda juga masuk dalam radar penjajakan kolaborasi baru pasca-suksesnya kemitraan pada Olimpiade Paris 2024.

Ekspansi Bisnis dan Akademik

​Selain pembinaan atlet, Prancis membidik peluang bisnis di sektor industri olahraga Indonesia. Kerja sama institusional antarlembaga akan diperkuat guna membuka ruang investasi dan transfer teknologi keolahragaan.

​Di luar arena, penguatan hubungan sosial-budaya tetap berjalan melalui program mobilitas akademik di tingkat perguruan tinggi. Diplomasi olahraga ini diharapkan menjadi katalisator bagi hubungan Jakarta-Paris yang lebih dinamis, memanfaatkan antusiasme tinggi masyarakat kedua negara terhadap kompetisi atletik global.

Verified Source: InfoPublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *