BEDAH BUKU

Perihal Cinta dan Anjing Betina: Saat Romantisme Menjadi Satir yang Menggonggong

Perihal Cinta & Anjing Betina Karya A. Muttaqin (GETNEWS.)

A. MUTTAQIN, penyair yang dikenal dengan ketajaman observasinya terhadap hal-hal remeh, menghadirkan sebuah anomali dalam khazanah puisi Indonesia melalui Perihal Cinta dan Anjing Betina. Buku ini menolak menjadi mendayu-dayu. Sebaliknya, ia menyajikan cinta bukan sebagai taman bunga, melainkan sebagai ruang penuh debu, sisa makanan, dan gonggongan kesunyian. Muttaqin berhasil mengubah “anjing betina” menjadi metafora yang liar—antara kesetiaan yang purba dan keliaran yang tak terkendali.

The Poet of Suburbia

🖋️

A. Muttaqin

Seorang penyair kontemporer asal Jawa Timur yang piawai menangkap absurditas hidup urban. Karyanya sering kali memadukan keseharian yang banal dengan renungan eksistensial yang dalam, menjadikannya salah satu suara penting dalam generasi baru penyair Indonesia.

Sinopsis: Fragmen Cinta yang Tidak Baik-Baik Saja

​Kumpulan puisi ini tidak memiliki alur cerita linier, namun ia memiliki alur rasa. Kita diajak berkeliling di antara rongsokan emosi. Muttaqin menulis tentang cinta yang sudah lewat masa kedaluwarsanya, tentang kerinduan yang terasa seperti bau anjing basah di tengah hujan, dan tentang bagaimana manusia sering kali lebih setia pada rasa sakitnya sendiri daripada pada pasangannya.

​Diksi “Anjing Betina” dalam judul ini adalah sebuah provokasi sekaligus pengakuan. Ia melambangkan hasrat yang jujur namun sering kali dianggap kotor oleh norma sosial. Muttaqin merayakan ketidaksempurnaan itu. Puisi-puisinya adalah cermin bagi mereka yang sudah lelah dengan kutipan-kutipan cinta picisan di media sosial dan lebih memilih menghadapi kenyataan bahwa cinta bisa sangat melelahkan dan penuh tipu daya.

“Cinta mungkin bukan pelukan hangat di bawah rembulan, melainkan cara kita bertahan untuk tidak saling menggigit di tengah kelaparan yang sama.”

BEDAH BUKU GETNEWS

Audit Strategis: Anatomi Diksi dan Metafora Muttaqin

​Analisis ini membedah bagaimana Muttaqin menggunakan simbol-simbol non-konvensional untuk membicarakan relasi manusia.

Strategic Audit: The Poetic Provocation

Elemen SimbolisMakna PuitisVonis GETNEWS (Audit)
Anjing BetinaHasrat purba, kesetiaan buta, dan stigmatisasi sosial.RAW HONESTY
Ruang DomestikDapur, asbak, dan tempat tidur sebagai saksi duka.BANAL MELANCHOLY
Ironi UrbanKesepian di tengah keramaian kota dan teknologi.MODERN ALIENATION

Vonis GetNews:

​Membaca A. Muttaqin adalah cara untuk mencuci mata dari romantisasi palsu yang sering kita telan setiap hari. Perihal Cinta dan Anjing Betina adalah pengingat bahwa puisi yang bagus tidak harus menggunakan kata-kata “langit” atau “rembulan”; ia cukup menggunakan kejujuran yang tajam, meskipun kejujuran itu sesekali harus mengigit. Buku ini adalah tambahan penting bagi koleksi Anda, mewakili sisi puisi kontemporer Indonesia yang berani. Sante, Lur! Puisi itu tidak harus cantik, asal ia hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *