MATARAM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Senin, 18 Mei 2026. Sejumlah wilayah kabupaten/kota di NTB diimbau memperketat kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis di tengah fase transisi musim.
Memasuki dasarian II Mei 2026, potret klimatologi menunjukkan sebagian wilayah NTB mulai menapak periode musim kemarau. Kendati demikian, sebagian wilayah lainnya masih tertahan pada fase peralihan (pancaroba).
Kondisi transisi ini memicu potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang secara mendadak. Otoritas penanggulangan bencana mewanti-wanti potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama di kawasan pesisir dan dataran tinggi.
”Masyarakat yang beraktivitas di pinggiran sungai dan lereng bukit diharapkan waspada terhadap kenaikan volume air dan pergeseran tanah secara tiba-tiba,” tulis BPBD NTB dalam keterangan resminya.
Selain ancaman di darat, sektor maritim juga berada dalam radar pengawasan ketat. BMKG mendeteksi adanya potensi gelombang tinggi yang mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah titik perairan strategis. Wilayah yang paling rentan mencakup Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah selatan NTB.
Peringatan ini berlaku bagi para pengguna jasa transportasi laut, operator penyeberangan, nelayan tradisional, serta pelaku wisata bahari untuk menunda atau meningkatkan kesiapsiagaan selama beraktivitas di sekitar wilayah pesisir guna menghindari risiko kecelakaan laut.
INDONESIA INSIGHTS: RADAR CUACA & MARITIM NTB
| Zona Perairan / Wilayah | Prakiraan Tinggi Gelombang / Cuaca |
|---|---|
| Selat Lombok & Selat Alas (Selatan) | 2.5 – 4.0 Meter (Risiko Tinggi) |
| Samudra Hindia Selatan NTB | 2.5 – 4.0 Meter (Risiko Tinggi) |
| Lombok Timur & Dompu | Potensi Hujan Sedang – Lebat (Siang hingga Malam) |
| Parameter Udara | Suhu: 23°C – 35°C | Kecepatan Anggin: Maks 38 Km/Jam |
| Saluran Darurat BPBD NTB | Call Center: 117 (Bebas Pulsa) |
Audit Strategis: Getnews Data Intelligence | Sumber: BMKG & BPBD NTB, Mei 2026.




