MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi memulai pemetaan potensi dan kompetensi aparatur melalui kegiatan Profiling ASN (Pro ASN) Tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat penerapan manajemen talenta dan sistem merit di lingkungan birokrasi daerah.
Pelaksanaan Pro ASN 2026 dipusatkan di Unit Penilaian Kompetensi ASN (UPSCPKP ASN) BKN Mataram. Melalui program ini, Pemprov NTB berkomitmen memperoleh gambaran profil aparatur secara objektif, transparan, dan terukur.
Data yang dihasilkan dari pemetaan ini akan dijadikan acuan utama dalam penempatan pegawai dan pengelolaan penjenjangan karier berbasis data (data-driven), menggantikan sistem administratif konvensional. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus mempersiapkan kader kepemimpinan yang adaptif dan profesional guna mendukung pencapaian Asta Cita.
Strategic Audit: Kerangka Program Pro ASN 2026 Pemprov NTB
| Pilar Strategis | Fokus Implementasi & Target Manfaat |
|---|---|
| Pemetaan Kompetensi | Penyusunan profil potensi dan kapasitas ASN secara terukur dan transparan. |
| Pengembangan Karier | Penempatan dan penjenjangan berbasis data kompetensi riil (berbasis sistem merit). |
| Penguatan Tata Kelola | Pembentukan kader kepemimpinan birokrasi adaptif guna mendukung pencapaian Asta Cita. |
| Lokasi Pelaksanaan | UPSCPKP ASN BKN Mataram. |
*Source: Pemprov NTB (Processed Data)




