ADELAIDE — Tiga pimpinan perempuan Nusa Tenggara Barat—Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua Dekranasda Hj. Sinta Agathia, dan Ketua DPRD Hj. Baiq Isvie Rupaeda—melakukan kunjungan diplomasi ke Art Gallery of South Australia (AGSA) di Adelaide. Misi ini berfokus pada penelusuran artefak sejarah NTB sekaligus pengembangan jejaring riset kebudayaan internasional.

​Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan sektor kebudayaan dengan industri pariwisata (heritage tourism) guna memperkuat identitas serta penguatan kelembagaan Museum Negeri NTB.

Koleksi Artefak di AGSAAsal-Usul & Era SejarahFungsi & Nilai Strategis
Keris Pusaka Kerajaan BimaKesultanan Bima, Abad ke-17Bukti keahlian kriya logam & simbol kedaulatan masa lalu
Manuskrip Lontar Hikayat Nabi YusufNaskah Kuno LombokDokumentasi literasi, spiritualitas, dan tradisi tulis Sasak
Wastra Songket LombokTradisi Tekstil TradisionalRekam jejak estetika & objek kajian literatur internasional

Literasi dan Pemberdayaan Diaspora

​Lawatan diplomasi ini juga ditandai dengan peluncuran buku Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles yang mengupas keterkaitan tradisi tenun lintas pulau. Di samping penelusuran artefak, pimpinan delegasi NTB menggelar konsolidasi bersama mahasiswa serta diaspora di Australia.

​Pemerintah Provinsi NTB mendorong para pelajar untuk memperluas jaringan akademis global dan membawa kembali transfer pengetahuan guna mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *