NEWS Nusa Tenggara Barat

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Butuh 7.000 Personel dan Buka Peluang Rekrutmen Prajurit NTB

​PRAYA — Komando Daerah Militer (Kodam) XXX/Rinambora yang melingkupi wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) secara definitif telah resmi terbentuk. Meski demikian, penyempurnaan struktur kelembagaan dan pemenuhan kebutuhan personel hingga kini terus dimatangkan. Sebagai Kodam baru, kebutuhan prajurit diperkirakan mencapai 7.000 orang.

​Kebutuhan personel yang signifikan tersebut dipenuhi melalui penataan penempatan prajurit yang sudah ada serta pembukaan proses rekrutmen anggota baru secara bertahap maupun serentak melalui seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di jajaran NTB, mencakup jenjang Tamtama, Bintara, hingga Perwira.

​Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/Wira Bhakti (WB), Kolonel Inf. I Made Alit Yudana, menyatakan bahwa pengisian struktur Kodam XXX/Rinambora menjadi peluang emas bagi pemuda-pemudi NTB untuk mengabdi sebagai prajurit TNI. Batas usia pendaftaran rekrutmen saat ini juga dilonggarkan hingga 26 tahun guna memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi warga lokal dengan jaminan penempatan di wilayah kerja Kodam Rinambora.

​

Audit Strategis: Kebutuhan Personel & Prospek Pembangunan Markas Kodam XXX/Rinambora

​
Vektor OrganisasiRincian Kebutuhan & Parameter Kelayakan
Total Kebutuhan Prajurit7.000 Personel (Tamtama, Bintara, dan Perwira).
Relaksasi Syarat UsiaBatas usia maksimal pendaftaran ditambahkan menjadi 26 tahun.
Mekanisme RekrutmenProses pendaftaran diselenggarakan melalui seluruh Kodim di wilayah NTB.
Kriteria Lahan MakodamMinimal 50 hektare, dekat pusat pemerintahan, serta terjangkau dengan sarana transportasi udara (Opsi kawasan Kuta, Lombok Tengah masih dalam evaluasi kontur tanah).
​

*Sumber: Korem 162/Wira Bhakti (Data Diolah)

Penentuan Lokasi Markas Kodam Masih Diverifikasi

​Mengenai calon lokasi pembangunan Markas Kodam (Makodam) XXX/Rinambora, Korem 162/WB mengungkapkan bahwa penetapan lokasi definitif masih dalam tahap verifikasi teknis. Meskipun beberapa alternatif lahan telah diusulkan—termasuk lahan seluas minimal 50 hektare di jalur menuju Kuta, Lombok Tengah—kendala geografis berupa kontur perbukitan membuat lokasi tersebut belum dapat diputuskan.

​TNI sangat terbuka terhadap berbagai opsi usulan lokasi dari pemerintah daerah di NTB. Persyaratan utama penetapan Makodam meliputi ketersediaan lahan datar yang memadai, kedekatan akses ke pusat pemerintahan provinsi/kabupaten, serta aksesibilitas yang cepat menuju bandara udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *