Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

BREAKING NEWS

Beredar Tangkapan Layar WAInternal Polri: Sejumlah Pati Dikabarkan Ditahan Terkait Penyadapan Ilegal Istana

By Redaksi GETNEWS.
3 November 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA — Jagat media sosial dan grup percakapan mendadak diguncang oleh beredarnya tangkapan layar (screenshot) percakapan dari internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Tangkapan layar tersebut mengonfirmasi dugaan penahanan dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) aktif yang diduga terlibat skandal penyadapan ilegal terhadap pejabat tinggi negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

​Berdasarkan informasi yang tercantum dalam pesan berantai tersebut, aksi penyadapan ilegal tersebut diduga dikomandani oleh Irjen Pol Ahrie Sonta dan dioperasikan dari sebuah rumah di kawasan Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

​Dalam pesan yang sama, disebutkan bahwa tiga perwira kepolisian, yakni Irjen Pol Ahrie Sonta, Irjen Pol Eko Hadi Santoso, serta Kombes Pol Ferli Hidayat, telah resmi ditempatkan di tempat khusus (patsus) dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

📢 Baca artikel selengkapnya di portal berita AFU.id

​Sementara itu, mantan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Pol Pipit Rismanto dikabarkan turut terseret dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh tim khusus.

​Skandal ini memicu gelombang reaksi keras dari berbagai pihak. Mantan Kepala BNN, Komjen Pol (Purn) Marthinus Hukum, menyampaikan kecaman terbuka dan menilai tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran disiplin atau pidana biasa. Menurutnya, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara ini dapat dikategorikan sebagai bentuk tindakan makar pertama yang terjadi dalam sejarah kepolisian Indonesia.

Foto: AFU

​Hingga berita ini diturunkan, publik dan insan pers masih menunggu rilis serta pernyataan resmi dari Divisi Humas Mabes Polri guna mengklarifikasi kebenaran materiil dari pesan berantai yang terlanjur viral tersebut.

Foto: AFU.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Irjen Ahrie SontaMakar PolriMako BrimobPenyadapan Widya Chandra
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

Penerimaan Prajurit TNI AD 2027 Dibuka: Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya

Next

Kapolri Suyudi Rotasi Besar-besaran: 264 Pati dan Pamen Polri Dimutasi, Promosi Dua Polwan

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP