
Pemprov NTB dan Australia Perkuat Kolaborasi Strategis: Dari Pendidikan Unggulan Hingga Penerbangan Langsung
MATARAM — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Australia untuk terus mempererat kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Komitmen tersebut disampaikan saat Dubes Roderick melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang turut didampingi Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri dan Sekda NTB Abul Chair di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan ini fokus membahas perluasan peluang kerja sama di berbagai sektor prioritas, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan tinggi, pariwisata berbasis kualitas, hingga penjajakan penerbangan langsung Australia–Lombok.
Audit Strategis: Kemitraan Pembangunan Pemprov NTB – Pemerintah Australia
| Vektor Parameter | Rincian Substantif & Kesepakatan Bilateral |
|---|---|
| Delegasi Utama Rapat | Dubes Australia Roderick Bruce Brazier, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wagub Indah Dhamayanti Putri, & Sekda Abul Chair. |
| Penguatan Sektor SDM | Perluasan beasiswa & kolaborasi perguruan tinggi (banyak dosen/guru besar NTB merupakan lulusan kampus Australia). |
| Apresiasi Program Daerah | Program kemitraan Australia seperti INOVASI dan KOMPAK terbukti memberi dampak langsung bagi kabupaten/kota (e.g., Kabupaten Bima). |
| Konektivitas Udara | Penjajakan rute penerbangan langsung Australia–Lombok via TransNusa untuk jadikan NTB sebagai hub regional. |
*Sumber: Diskominfotik NTB (Data Diolah per 4 November 2026)
Perluas Akses Beasiswa Pendidikan dan Transfer Pengetahuan
Dalam dialog tersebut, Dubes Roderick menyebut NTB sebagai tetangga dekat Australia dengan potensi besar di sektor pariwisata dan pertanian berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Australia untuk berinvestasi jangka panjang pada peningkatan kualitas SDM masyarakat lokal.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyambut hangat dukungan tersebut. Menurut Iqbal, hubungan NTB dan Australia memiliki sejarah panjang di dunia akademik, di mana banyak akademisi dan guru besar perguruan tinggi di NTB merupakan alumni universitas ternama di Australia.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, turut memberikan apresiasi atas keberlanjutan program bantuan pembangunan Australia. Ia mengungkapkan bahwa program seperti INOVASI dan KOMPAK telah memberikan manfaat nyata di tingkat tapak, termasuk dalam tata kelola pemerintahan dan pendidikan dasar di Kabupaten Bima.
Geser Orientasi Pariwisata Kualitas dan Rencana Penerbangan Langsung
Gubernur Miq Iqbal turut memaparkan paradigma baru pembangunan pariwisata regional terintegrasi antara Bali, NTB, dan NTT. Kebijakan pariwisata NTB saat ini tidak lagi sekadar berpatokan pada kuantitas jumlah turis, melainkan pada kualitas kunjungan agar dampaknya dapat dirasakan langsung secara ekonomi oleh masyarakat (multiplier effect).
Guna menopang ekosistem pariwisata berkualitas tersebut, Pemprov NTB tengah menjajaki rencana pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari Australia ke Lombok memanfaatkan armada maskapai TransNusa. Mengingat tingginya pergerakan warga dari wilayah timur Indonesia menuju Australia, NTB siap diproyeksikan sebagai hub transportasi udara yang strategis.
Dubes Roderick menyambut positif rencana penerbangan tersebut dan menekankan pentingnya kesiapan kapasitas pesawat agar operasional rute baru ini berjalan konsisten serta efisien secara ekonomi.