Kota Gorontalo, getnews – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan dukungan penuh terhadap rencana penetapan Masjid Hunto Sultan Amai sebagai masjid bersejarah dan pembangunan Monumen Titik Awal Islam.
Komitmen itu disampaikan usai audiensi Tim Kerja Pembangunan Monumen dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di rumah jabatan gubernur, Kamis (6/11/2025).
Dalam audiensi tersebut tim kerja menyampaikan konsep besar pengembangan kawasan bersejarah Masjid Hunto yang diharapkan menjadi simbol keagamaan dan kebudayaan Islam di Gorontalo.
Masjid Hunto Sultan Amai, yang dikenal sebagai masjid tertua di Gorontalo, dianggap memiliki nilai historis tinggi karena menjadi titik awal dakwah Islam dan pusat penyebaran ilmu keagamaan di masa lalu.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melalui Juru Bicara Alvian Mato, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.

Pemerintah Provinsi Gorontalo akan melakukan kajian secara komprehensif rencana pembangunan monumen dan penetapan status masjid bersejarah tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Insya Allah, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mendukung setiap langkah yang memperkuat identitas sejarah dan nilai keislaman Gorontalo,” ujar Alvian.
Alvian mengatakan, Masjid Hunto bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga warisan sejarah yang harus dijaga dan dikembangkan. Dari masjid ini generasi muda dapat mengenal akar peradaban Islam di Gorontalo.
Masjid Hunto dibangun pada tahun 1495 oleh Sultan Amai, pemimpin Kerajaan Gorontalo yang pertama kali memeluk agama Islam. Lokasi Masjid Hunto Sultan Amai berada di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. (mcgorontaloprov/timkom)
infopublik.id
Foto cover: Masjid Hunto Sultan Amai (Wikipedia)
Foto: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menerima tim pembangunan Monumen Titik Awal Islam Masjid Hunto Sultan Amai di rumah jabatan gubernur, Kamis (6/11/2025). (Foto : Timko)




