Gorontalo

Atasi Masalah Sampah di TPA Talumelito, Tim Peneliti Berikan 8 Rekomendasi

Seminar hasil penelitian kajian implementasi kebijakan dan tata kelola pengelolaan sampah di TPA Talumelito: menggunakan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan, Selasa (25/11/2025). (foto RA)

Kota Gorontalo, getnews – Delapan rekomendasi dikeluarkan tim peneliti gabungan dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG),  dan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo untuk mengatasi sampah di TPA Talumelito.

Rekomendasi pertama menekankan pentingnya Perjanjian Kerjasama Organisasi (PKO) antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk secara jelas mengatur tanggung jawab atas lokasi dan berbagai dampak yang ditimbulkan dari operasional TPA Talumelito.

Aspek pendanaan juga mendapat perhatian khusus, dimana pemerintah direkomendasikan untuk mengalokasikan minimal tiga persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) khusus untuk pemrosesan sampah di TPA tersebut, termasuk pembangunan infrastruktur pendukungnya.

Rekomendasi ketiga mendorong lahirnya regulasi daerah yang mengikat dan komprehensif dengan mengadopsi undang-undang dan peraturan menteri terkait pengelolaan sampah, mulai dari sumbernya.

Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dinilai krusial. Untuk itu, rekomendasi keempat menyerukan kolaborasi dan sosialisasi aktif dengan berbagai pihak seperti komunitas, ikatan pemulung, generasi muda, remaja masjid, serta LSM pencinta lingkungan.

Rekomendasi kelima menitikberatkan pada aspek pengawasan, dimana pengelola TPA Talumelito harus melakukan pemantauan berkala terhadap dampak lingkungan seperti pencemaran air akibat lindi, pencemaran udara dari bau, dan pencemaran tanah dari resapan yang tidak terkendali.

Pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen terhadap lingkungan, khususnya penanganan sampah, juga perlu dioptimalkan oleh pemerintah sebagai rekomendasi keenam.

Sementara itu, rekomendasi ketujuh meminta pemerintah daerah kabupaten dan kota untuk mengevaluasi dan memonitor kinerja Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang ada, baik yang masih berfungsi maupun yang sudah tidak.

Rekomendasi terakhir berfokus pada penciptaan nilai ekonomi dengan menumbuhkan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah yang dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat, salah satunya dengan membentuk dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rekomendasi itu disampaikan oleh para peneliti yang diketuai Sukirman Rahim, Dewi Wahyuni K. Baderan, Marini Susanti Hamidun, Nancy Noviana Lantopan, dan Syam Kumaji pada seminar hasil penelitian kajian implementasi kebijakan dan tata kelola pengelolaan sampah di TPA Talumelito: menggunakan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah di TPA Talumelito, dan untuk mendeskrisikan dalam bentuk Policy brief kebijakan dan tata kelola yang harus dilakukan pemerintah sehingga akan terbangun koordinasi antarlembaga,” kata Sukirman Rahim, Selasa (25/11/2025).

Sukirman mengungkapkan temuan di lapangan mengungkapkan bahwa tiga wilayah, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango menghasilkan total rata-rata timbulan sampah antara 110 hingga 120 ton per hari per Juni 2025.

Riset itu juga untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait umur pengelolaan TPA Talumelito yang semakin pendek dari perencanaan sebelumnya akibat banyaknya sampah yang harus ditangani. Masalah lain juga adalah dampak TPA ini terhadap lingkungan dan sosial masyarakat.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bappeda Gorontalo Tity Iriani Datau mengatakan, riset itu diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk membantu pemerintah dalam penanganan sampah.

“Kami berharap riset ini akan dapat menjawab masalah persampahan di TPA Talumelito, sesuai visi dan misi Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah terutama pada misi untuk mewujudkan infrastruktur pelayanan publik yang merata dan berkualitas,” ujar Tity Iriani Datau. (mcgorontaloprov)

Foto cover: Seminar hasil penelitian kajian implementasi kebijakan dan tata kelola pengelolaan sampah di TPA Talumelito: menggunakan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan, Selasa (25/11/2025). (foto RA)

infopublik.id