GET SPORT

Pesta Medali di Malaysia! Indonesia Raup 2 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu di Hari Pertama World Rafting Championship

Federasi Arung Jeram Internasional (International Rafting Federation/IRF) resmi membuka rangkaian World Rafting Championship (WRC) 2025 di Sungai Kampar, Perak, Malaysia. Edisi tahun ini tercatat menjadi salah satu ajang dengan jumlah peserta terbesar, menghadirkan 75 tim dari lebih 20 negara dan 6 kawasan kontinental.(Foto Humas Kemenpora)

JAKARTA, getnews – Kontingen Indonesia menggebrak World Rafting Championship (WRC) 2025 di Sungai Kampar, Perak, Malaysia. Di hari pertama kompetisi, tim Merah Putih langsung mencatat hasil meyakinkan dengan meraih total 6 medali: 2 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu!

​Kejuaraan dunia yang diikuti 75 tim dari lebih 20 negara ini menjadi ajang pembuktian kualitas atlet muda arung jeram Indonesia.

Hari Pertama Menggila: Dominasi Nomor Sprint Junior

​Indonesia tampil superior pada hari pertama yang memperlombakan nomor Sprint. Kemenangan mutlak datang dari kategori Junior, menegaskan kekuatan generasi muda Indonesia di arus deras.

Perolehan Medali Hari Pertama Nomor Sprint (WRC 2025)
KategoriMedaliCatatan WaktuKalahkan Pesaing Utama
Junior PutriEMAS & PERUNGGUEmas (1:53,22), Perunggu (2:02,23)Republik Ceko
Junior PutraEMAS1:44,50 (Terbaik)Malaysia dan Republik Ceko
Open PutriPERAK1:50,49Australia
Youth PutraPERAK1:46,34Malaysia
Youth PutriPERUNGGU2:06,66(Juara 1: Amerika Serikat)

Tim Junior Putra mencetak waktu terbaik 1:44,50, mengungguli Malaysia dan Republik Ceko. Sementara Tim Junior Putri bahkan berhasil mengamankan Emas dan Perunggu sekaligus, membuktikan dominasi penuh.

Siap Hadapi Tantangan Sebenarnya di Arus Grade 3

​Indonesia, yang merupakan kontingen Asia terbesar, juga menunjukkan ancaman serius di level elite dengan meraih Perak pada nomor Sprint Open Women.

​Meskipun hasil awal sangat membanggakan, Wakil Ketua Umum PB FAJI, Amalia Yunita, mengingatkan bahwa tantangan sebenarnya baru dimulai.

​“Nomor head-to-head, slalom, dan down river race (DRR) menuntut kemampuan teknis, strategi, serta ketahanan fisik yang lebih tinggi. Semoga performa tim Indonesia konsisten dan mampu tampil kompetitif,” ujarnya.

​Sungai Kampar yang memiliki karakter grade 3 (3+) dengan suhu air hangat (25–27°C) akan menjadi medan berat dalam hari-hari perlombaan mendatang. Indonesia memiliki modal historis kuat, pernah mempertahankan tradisi juara di WRC 2022, dan kini siap mengukuhkan reputasi sebagai kekuatan baru arung jeram dunia.

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *