JAKARTA, getnews – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menegaskan komitmennya terhadap penanganan bencana di tanah air melalui aksi solidaritas “Diplomat Peduli.” Menteri Luar Negeri Sugiono (5/12) secara resmi melepas bantuan kemanusiaan yang digalang oleh para diplomat Indonesia di seluruh dunia untuk korban banjir di Sumatra.
Acara pelepasan yang berlangsung di Gedung Pancasila, Kemenlu RI, menegaskan prinsip “foreign policy starts from home”—bahwa diplomasi yang kuat berakar pada kepedulian tulus terhadap bangsa sendiri.
Menlu: Seluruh Kekuatan Nasional Harus Dikerahkan
Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mengerahkan seluruh sumber daya nasional dalam penanganan bencana.
“Sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, seluruh kekuatan nasional harus dikerahkan untuk membantu saudara-saudara kita yang tengah menghadapi bencana,” tegas Menlu.
Kemenlu Sinergi dengan BNPB: Fokus Logistik Kebutuhan Bayi
Dalam penyaluran bantuan ini, Kemenlu RI bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Deputi 1 Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati.
Bantuan yang disalurkan berfokus pada pemenuhan kebutuhan logistik yang paling mendesak di masa darurat, terutama:
- Kebutuhan Pokok Bayi
- Bahan makanan dan minuman
- Sembako
Gerakan “Diplomat Peduli” ini menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur diplomatik dan jaringan Perwakilan RI di seluruh dunia dapat dimobilisasi dan bersinergi untuk mendukung upaya penanganan bencana di tanah air.
Kementerian Luar Negeri




