BANDA ACEH, GETNEWS. – Kedatangan KRI Surabaya 591 di dermaga Aceh membawa angin segar bagi penanganan pascabencana di wilayah Sumatra. Di bawah instruksi Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, kapal perang ini membawa ribuan ton bantuan logistik pangan guna menjamin ketahanan stok makanan bagi para pengungsi dan masyarakat terdampak.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang memantau langsung proses bongkar muat, menegaskan bahwa bantuan ini mencakup komoditas krusial yang dibutuhkan untuk menjaga asupan gizi warga di tengah masa darurat.
Baca juga: Bantuan Kemanusiaan Terbesar Tiba di Aceh: Gubernur Muzakir Manaf Apresiasi Sinergi Kementan-Bapanas
Daftar Komoditas Utama Bantuan Tahap Kedua
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Kementan dan Bapanas telah mengkurasi jenis logistik pangan yang tahan lama dan memiliki nilai nutrisi tinggi:
| Jenis Komoditas | Fungsi dan Prioritas |
|---|---|
| Beras Premium & SPHP | Kebutuhan pokok utama untuk dapur umum di posko pengungsian. |
| Minyak Goreng & Gula Pasir | Bahan dasar pengolahan pangan di wilayah terdampak. |
| Telur & Daging Ayam Beku | Sumber protein hewani untuk menjaga imunitas pengungsi, terutama anak-anak. |
| Bawang Merah & Cabai | Stabilisasi harga bumbu dapur di pasar lokal yang pasokannya terhambat. |
| Makanan Siap Saji | Distribusi cepat untuk wilayah yang akses dapurnya belum pulih total. |
Strategi Distribusi Lintas Pesisir Sumatra
Sinergi menggunakan armada KRI Surabaya 591 dipilih karena jalur darat di beberapa titik—seperti Lembah Anai di Sumbar dan beberapa ruas di Aceh Utara—masih dalam proses rehabilitasi.
- Aceh (Pusat Logistik Utara): Bantuan diturunkan untuk menjangkau pengungsi di Aceh Utara hingga wilayah pegunungan yang terisolasi.
- Medan, Sumut (Posko Tengah): Penyaluran difokuskan pada pengungsi di Deli Serdang dan Langkat yang baru saja dikunjungi delegasi pemerintah.
- Padang, Sumbar (Posko Selatan): Mendukung kebutuhan pangan bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Agam dan Tanah Datar.
Gubernur Muzakir Manaf menekankan bahwa bantuan ini Allah yang akan membalas kebaikannya, sembari menginstruksikan jajaran BPBA dan Dinas Sosial untuk memastikan tidak ada penumpukan di gudang, melainkan langsung sampai ke tangan warga.




