Jawa Timur

Hadapi Musim Hujan, Bupati Sumenep Terbitkan SE Kesiapsiagaan: Siagakan Call Center 112

SEORANG NELAYAN melihat gugusan awan mendung (istimewa/getnews)

SUMENEP, GETNEWS. – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 45 Tahun 2025 guna menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada pengujung 2025 hingga awal 2026. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah untuk memperketat pengawasan lingkungan dan infrastruktur publik guna meminimalkan risiko banjir serta angin kencang.

​Bupati menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama, dan langkah kolektif harus segera diambil sebelum puncak musim hujan tiba.

10 Poin Strategis Kesiapsiagaan Musim Hujan Sumenep

​SE ini mencakup instruksi menyeluruh bagi pemangku kepentingan untuk menjamin aktivitas ekonomi dan pelayanan publik tetap berjalan aman.

Sektor SasaranInstruksi Utama Bupati
Lingkungan & DrainasePembersihan saluran air/selokan dan larangan keras membuang sampah ke sungai.
Infrastruktur PublikPemeriksaan kekuatan atap, papan reklame, dan pemangkasan pohon rawan tumbang.
Pelaku Usaha (BUMN/D)Memastikan fasilitas umum aman dan kelistrikan tidak membahayakan pelanggan.
Aparatur Desa & CamatMenggalakkan gotong royong dan mengaktifkan posko siaga bencana di setiap wilayah.

Call Center 112 dan Respon Cepat

​Bupati Achmad Fauzi meminta masyarakat tidak ragu untuk segera melaporkan setiap kejadian darurat seperti pohon tumbang atau genangan air yang mengkhawatirkan melalui Call Center 112 atau langsung ke BPBD Kabupaten Sumenep. Selain itu, camat dan kepala desa diminta berperan aktif menjadi garda terdepan dalam pengawasan cuaca aktual di wilayah masing-masing.

Edukasi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

​Pihak sekolah, rumah sakit, hingga pengelola tempat ibadah juga diimbau memberikan edukasi rutin kepada siswa maupun jamaah mengenai tindakan penyelamatan saat terjadi cuaca ekstrem. “Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan langkah preventif bersama, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana bagi masyarakat,” pungkas Bupati Fauzi (23/12).

infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *