Skip to content
GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Jawa Timur

Banyuwangi Akhiri Era ‘Bansos Salah Sasaran’ lewat Perlinsos

By Redaksi GETNEWS.
23 Januari 2026 2 Min Read
0

​BANYUWANGI, GetNews.co.id – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, resmi memulai babak baru penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih transparan dan berkeadilan. Melalui Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital, Banyuwangi kini menjadi laboratorium nasional dalam memutus rantai masalah data bansos yang selama ini kerap menuai keluhan.

​Dalam Sosialisasi Perlinsos di Pendopo Bupati, Jumat (23/1/2026), Ipuk menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar alat, melainkan jalan menuju keadilan sosial. “Kita beralih dari verifikasi berbasis persepsi menuju verifikasi berbasis data. Dari keraguan menuju akuntabilitas,” tegasnya.

​Capaian Kilat: 300 Ribu Data dalam Dua Minggu

​Banyuwangi membuktikan kekuatan gotong royong digitalnya. Berkat sinergi pendamping PKH, TKSK, hingga Dasa Wisma, daerah ini berhasil menginput lebih dari 300 ribu data warga hanya dalam waktu dua minggu. Capaian ini menjadi alasan kuat pemerintah pusat menjadikan Banyuwangi sebagai daerah percontohan nasional.

​Membedah Masalah: Keluhan ‘Orang Kaya Dapat Bansos’

​Ipuk mengakui selama ini pemerintah daerah sering “dihujani” keluhan terkait ketidakadilan bansos. Beberapa anomali yang sering ditemukan antara lain:

  • ​Warga mampu yang masih terdaftar sebagai penerima.
  • ​Warga yang sudah meninggal dunia namun datanya tetap tercatat.
  • ​Warga miskin yang justru terabaikan dari daftar bantuan.

​”Perlinsos mengubah pendekatan dari top-down menjadi bottom-up. Masyarakat kini dapat mendaftarkan diri secara langsung, memastikan objektivitas dan transparansi,” ujar Ipuk.

​Masa Sanggah: Ujian Transparansi di Lapangan

​Saat ini, Banyuwangi memasuki tahapan akhir uji coba dan akan segera melangkah ke proses verifikasi lanjutan serta masa sanggah. Ipuk meminta dukungan penuh dari Forkopimda dan elemen masyarakat untuk mengawal fase ini agar tidak dimanfaatkan oleh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Aspek PerubahanPola Lama (Konvensional)Pola Baru (Digital Perlinsos)
Metode PendataanTop-Down (Ketergantungan Pusat)Bottom-Up (Masyarakat Mandiri)
Basis VerifikasiPersepsi & Kedekatan SosialData Objektif & Validasi Digital
Kecepatan InputLambat & BirokratisAkselerasi (300rb Data / 2 Minggu)
Tingkat AkurasiRisiko Anomali (Orang Kaya/Meninggal)Tepat Sasaran & Ada Masa Sanggah

Langkah Bupati Ipuk ini merupakan bentuk nyata dari Government Technology (GovTech) yang memanusiakan data. Dengan mengedepankan empati di atas teknologi, Banyuwangi sedang membangun standar baru bagi kabupaten/kota lain di Indonesia dalam mengelola bantuan sosial.

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

BANSOSBansos Salah SasaranBANYUWANGIPerlinsos
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

AMPENAN: Audit Mitigasi dan Jebakan Relokasi Pesisir

Usai menggetarkan panggung utama World Economic Forum (WEF) 2026 dengan pidato kuncinya, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak taktis menyambangi Paviliun Indonesia di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (BPMI Setpres)
Next

Diplomasi Kopi di Davos: Presiden Prabowo Perkuat Pesan Investasi

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP