Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Menkomdigi Meutya Hafid dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI, di Gedung Nusantara II DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/01/2026). (Foto: Pey HS/Komdigi)
ANALISIS GETNEWSGET INSIGHT

Meutya Hafid Kejar Tayang di Wilayah 3T

By Redaksi GETNEWS.
27 Januari 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA — Di tengah masa transisi organisasi yang krusial, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencoba membuktikan bahwa belanja negara bukan sekadar rutinitas administratif. Hingga penghujung 2025, kementerian di bawah komando Meutya Hafid ini mencatatkan serapan anggaran sebesar 94,9 persen. Sebuah angka yang diklaim sebagai Vonis Keberhasilan dalam memperluas penetrasi digital, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

​Anatomi Pagu: Antara Target dan Realisasi

Dari pagu anggaran setelah blokir sebesar Rp11,4 triliun, Kemkomdigi berhasil mencairkan Rp10,58 triliun. Meutya Hafid menegaskan bahwa akselerasi ini adalah upaya negara untuk menambal Penyakit Kronis kesenjangan sinyal di pelosok Nusantara. “Serapan anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi upaya memastikan pembangunan infrastruktur digital benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI, Senin (26/1/2026).

​Benteng Digital di Tanah Papua

Audit operasional menunjukkan bahwa perluasan akses ini ditopang oleh operasional 6.747 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah 3T. Menariknya, Papua menjadi fokus utama dengan 3.262 BTS yang kini telah mengudara. Di level infrastruktur darat, jaringan fiber optik nasional telah menjangkau 5.253 kecamatan. Meutya mengklaim layanan 4G kini telah menyentuh 98,95 persen populasi, sebuah Akrobat Taktis untuk memastikan kedaulatan digital tetap terjaga.

​

Audit Fiskal & Infrastruktur Kemkomdigi 2025/2026

Indikator KinerjaCapaian / RealisasiAnalisis Status
Serapan Anggaran94,9% (Rp10,58 T)OPTIMAL
PNBP Komdigi116,04% (Rp29,3 T)SURPLUS
Jangkauan 4G98,95% PopulasiEXPANDING
Infrastruktur BTS 3T6.747 UnitHIGH MAINTENANCE

Vonis Redaksi: Surplus PNBP vs Kualitas Layanan

GetNews menyoroti Anomali Positif pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemkomdigi yang menembus 116 persen atau sebesar Rp29,3 triliun. Namun, surplus ini memunculkan pertanyaan kritis: apakah optimalisasi pendapatan ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas kecepatan internet di lapangan, atau sekadar keberhasilan menarik upeti dari sektor telekomunikasi? Memasuki 2026, tantangan Meutya Hafid bukan lagi soal membentangkan kabel, melainkan memastikan kedaulatan data dan keamanan ruang digital nasional tidak tertinggal di belakang angka serapan anggaran.

Verified Source: InfoPublik (27/01/2026)

“Menghubungkan manusia dengan teknologi adalah tugas administratif, namun memastikan teknologi tetap berpihak pada martabat kemanusiaan adalah tugas sejarah yang sesungguhnya.”

— GET !NSIGHT AUDIT DIGITAL —

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Anggaran DigitalBTS 3TKEMKOMDIGIMeutya HafidTransformasi Digital 2026
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Laporan SIMFONI PPA menunjukkan sebaran kasus yang merata namun terkonsentrasi di wilayah padat penduduk. Pulau Jawa mencatat angka tertinggi dengan 14.569 kasus (GET DATA/GETNEWS.)
Previous

DARURAT RUANG AMAN: Menakar Penyakit Kronis Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

Pesawat milik maskapai Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS dilaporkan mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, pada Selasa (27/1/2026). (Istimewa)
Next

Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Logpond Kaladiri

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP