Skip to content
GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • GET INSIDE
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

NEWSPARLEMEN

Sandungan Birokrasi: Ketika Laporan Menghambat Hak Perangkat Desa

By Redaksi GETNEWS.
3 Februari 2026 2 Min Read
0

JAKARTA – ​Indonesia tengah menghadapi ironi di lini terdepan birokrasi perdesaan. Di saat pemerintah pusat menuntut profesionalisme dan transparansi dari desa, hak-hak dasar para perangkatnya justru tersandera oleh kerumitan sistem administrasi yang dikelola Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

​Dalam Rapat Kerja di Senayan, Selasa (3/2), Ketua Komisi V DPR RI Lasarus melayangkan teguran keras kepada Mendes PDT Yandri Susanto. Intinya jelas: kegagalan teknis dalam sistem pelaporan tidak boleh menjadi legitimasi untuk menahan tunjangan perangkat desa.

​Administratif vs Kemanusiaan

​Persoalan ini bermula dari kendala pada sistem pelaporan administrasi yang menjadi prasyarat pencairan dana. Alih-alih memberikan bimbingan teknis, pemerintah justru menerapkan sanksi kolektif dengan menghentikan pembayaran tunjangan.

​“Kalau sistem pelaporan itu yang bermasalah, sistem pelaporan diperbaiki. Jangan tunjangan perangkat yang tidak dibayar. Hal yang bersifat teknis di masyarakat desa ini harus kita maklumi, masih perlu tuntunan dan bimbingan,” tegas Lasarus.

​Kritik Lasarus menyoroti ketidakadilan struktural. Tidak semua perangkat desa memiliki tanggung jawab langsung dalam penginputan data laporan, namun kebijakan penghentian tunjangan ini menghantam seluruh personel tanpa pandang bulu.

​Audit Strategis: Evaluasi Kesejahteraan Perangkat Desa

​Komisi V menekankan bahwa akuntabilitas keuangan negara tidak boleh ditegakkan dengan cara mengorbankan hak pekerja yang telah menunaikan kewajibannya.

​

Audit Strategis: Kendala Hak Perangkat Desa 2026

Masalah UtamaDampak LapanganVonis Komisi V
Sistem Pelaporan KemendesTunjangan perangkat desa macet di berbagai daerah.FIX THE SYSTEM
Akuntabilitas & TransparansiKesulitan administrasi dianggap sebagai pelanggaran.GUIDANCE NEEDED
Hak KonstitusionalPerangkat desa tetap bekerja tanpa kepastian gaji.PAY IMMEDIATELY

Menunggu Kebijaksanaan Menteri

​Negara, menurut Lasarus, tetap memiliki utang moral dan hukum kepada mereka yang telah bekerja. Selama tidak ditemukan indikasi korupsi dana desa, kesalahan teknis seharusnya disikapi dengan pembinaan (pendampingan), bukan hukuman finansial yang melumpuhkan ekonomi keluarga perangkat desa.

​Komisi V kini menunggu langkah nyata dari Kemendes PDT untuk segera mencairkan dana tunjangan yang tertunda tersebut. “Jika mereka sudah bekerja, maka negara wajib membayar,” tutup Lasarus. Kesepakatan pimpinan dan anggota dewan ini menjadi tekanan politik baru bagi kementerian untuk segera merombak platform pelaporan yang dianggap tidak ramah pengguna di tingkat desa.

Verified Source: dpr.go.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

KEMENDES PDTKOMISI VPERANGKAT DESA
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
​Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemerintah beralih dari pendekatan reaktif menjadi proaktif secara masif, menargetkan deteksi dini yang menjangkau seluruh siklus hidup manusia.(Kemenkes)
Previous

Ambisi 140 Juta Skrining Mata Nasional

Visi "NTB Makmur Mendunia" membutuhkan eksekutor yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki ketangkasan dalam menerjemahkan agenda Ketahanan Pangan, (GETNEWS)
Next

Pangkat Sejengkal, Nasib Segini

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP