Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Uang Primer M0 Januari 2026 Bank Indonesia" (BI)
GET DATAMACRO

Mesin Likuiditas: Kalibrasi Moneter di Ambang Ketidakpastian

By Redaksi GETNEWS.
7 Februari 2026 1 Min Read
0

​JAKARTA — Bagi para pengamat kebijakan moneter, data terbaru dari Bank Indonesia (BI) bukan sekadar barisan angka statistik; ini adalah denyut nadi ekonomi yang tengah mencari keseimbangan baru. Pertumbuhan Uang Primer (M0) Adjusted sebesar 14,7% (yoy) pada Januari 2026 mengungkapkan sebuah narasi tentang sistem perbankan yang kokoh namun penuh kewaspadaan. Meski melambat dari puncaknya di bulan Desember sebesar 16,8%, total volume likuiditas sebesar Rp2.193 triliun menandakan bahwa mesin moneter nasional tetap bekerja optimal.

​Anatomi Likuiditas

Pendorong utama ekspansi ini adalah lonjakan tajam pada Giro Bank Umum di Bank Indonesia (adjusted) yang melesat 30,1% (yoy). Angka ini mencerminkan tumpukan cadangan yang tebal di sektor perbankan komersial—sebuah “benteng likuiditas” yang sengaja dibangun untuk menghadapi volatilitas pasar global. Sebaliknya, pertumbuhan Uang Kartal yang Diedarkan tumbuh lebih tenang di angka 12,4% (yoy), mempertegas tren digitalisasi di mana nilai ekonomi lebih banyak berputar dalam ekosistem digital ketimbang dompet fisik.

​

Audit Strategis: Agregat Moneter M0 (Januari 2026)

KomponenPertumbuhan (yoy)Vonis Strategis
Uang Primer (M0) Adjusted14,7%STEADY EXPANSION
Giro Bank Umum di BI30,1%EXCESS LIQUIDITY
Uang Kartal Diedarkan12,4%DIGITAL TRANSITION

Vonis Akhir

Bagi Bank Indonesia, pertumbuhan ini adalah aksi penyeimbangan yang rumit (delicate balancing act). Likuiditas yang melimpah menjamin stabilitas sistem keuangan, namun juga membawa risiko pemanasan inflasi jika tidak dikelola dengan presisi. BI diprediksi akan tetap mempertahankan kaki pada pedal rem melalui kebijakan suku bungan, sembari memastikan pasokan bahan bakar likuiditas tetap mengalir ke sektor riil.

​

Verified Source: bi.go.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

BI
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Gajah sumatera ditemukan mati dengan kepala terpenggal di kawasan konsesi (ANTARA/dok)
Previous

Tusks and Tragedies: The High Cost of Riau’s Pulp Diplomacy

"Indonesia Base Money M0 Growth January 2026 Monetary Policy Analysis" (BI)
Next

The Liquidity Engine: Monetary Calibration Amid Global Friction

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP