Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
getnews.co.id getnews.co.id

get insight

getnews.co.id getnews.co.id

get insight

  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan kinerja positif pendapatan negara hingga akhir Februari 2026. Dalam paparan APBN KiTa, Suahasil menyoroti pertumbuhan neto penerimaan pajak yang mencapai 30,4% (yoy), didorong kuat oleh tingginya aktivitas transaksi ekonomi masyarakat. (KEMENKEU)
ANALISIS GETNEWSEKONOMI

​DENYUT TRANSAKSI: Konsumsi Rakyat Penopang APBN

By Redaksi GETNEWS.
13 Maret 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA — Di balik dinding Aula Mezzanine Kemenkeu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan sebuah realitas ekonomi yang kontras dengan mendungnya geopolitik global. Rabu (11/3), ia melaporkan bahwa penerimaan pajak neto melonjak hingga 30,4% (yoy) per Februari 2026. Angka yang paling mencolok adalah pertumbuhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM yang meroket 97%. Dalam bahasa fiskal, ini adalah bukti sahih bahwa mesin konsumsi domestik tidak hanya sekadar hidup, melainkan sedang berlari kencang.

​Lonjakan PPN ini merupakan indikator bahwa setiap transaksi di pasar, mal, hingga platform digital menjadi bensin bagi kas negara. Namun, pemerintah tidak membiarkan uang tersebut mengendap. Sebaliknya, Jakarta sedang melakukan eksperimen fiskal agresif: mempercepat belanja hingga 41,9% (yoy). Strategi front-loading ini, termasuk kucuran Rp44 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), adalah upaya nyata untuk memastikan likuiditas tetap mengalir ke akar rumput sebelum badai harga minyak global benar-benar menerjang.

​Antara Nutrisi, THR, dan Peredam Kejut

​Program MBG kini telah menjangkau 61,6 juta penerima, sebuah angka masif yang menunjukkan bahwa negara sedang mencoba membangun fondasi sumber daya manusia sekaligus menstimulasi ekonomi lokal. Di saat yang sama, penyaluran THR sebesar Rp24,7 triliun menjadi instrumen jangka pendek untuk menjaga Indeks Keyakinan Konsumen menjelang hari raya.

​Namun, tantangan besar tetap mengintai dari Selat Hormuz. Dengan harga minyak dunia yang sempat menembus US$100 per barel, APBN kembali dipaksa memerankan fungsi klasiknya: shock absorber. Pemerintah berkomitmen menggunakan ruang fiskal dari surplus pajak untuk menebal subsidi energi. Pertanyaannya, seberapa lama “bantalan” ini mampu menahan guncangan jika volatilitas minyak mentah (ICP) terus berada di atas asumsi awal?

​Audit Strategis GetNews: Q1-2026 Fiscal Acceleration

​Analisis efektivitas pendapatan dan akselerasi belanja negara:

​

Strategic Audit: APBN KiTa Performance Analysis

InstrumenAnalisis TeknisVonis Strategis
Penerimaan PPN/PPnBMLonjakan 97% menandakan normalisasi konsumsi pasca-pandemi dan efektivitas tarif baru.TRANSACTIONAL BOOM
Program MBGSerapan Rp44 triliun (Feb-Mar) menunjukkan eksekusi logistik yang masif namun berisiko inflasi pangan.SOCIAL CAPITAL DRIVE
Cukai & Rokok IlegalKenaikan penindakan (369 juta batang) mengindikasikan perlawanan pasar terhadap kenaikan tarif cukai.ENFORCEMENT INTENSITY

Vonis Redaksi: Gas Pol di Awal, Waspada di Tengah

​Pemerintah sedang melakukan “perjudian” yang terukur dengan mempercepat belanja negara demi mengamankan pertumbuhan kuartal pertama. Strategi ini sangat bergantung pada keberlanjutan setoran pajak yang kuat. Jika konsumsi rakyat melambat akibat tekanan harga energi global, maka APBN akan menghadapi tekanan ganda: kebutuhan subsidi yang membengkak di saat pendapatan dari transaksi (PPN) mulai mendingin. Langkah penanganan bencana di Sumatera dan Aceh serta penyaluran THR tepat waktu adalah kunci untuk menjaga stabilitas sosial di tengah transisi fiskal yang agresif ini.

BACA JUGA ANALISIS TERKAIT:

AKROBAT UTANG: Menjinakkan Defisit di Tengah Badai

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

APBNAPBN KITAPajak
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Pesawat Kepresidenan - ilustrasi (Ist/GETNEWS.)
Previous

Landasan Darurat: Diplomasi Parkir di Tengah Krisis

Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Menteri Agama periode 2019–2024 terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan kuota haji Indonesia tahun 2023–2024. (Foto: Dok KPK)
Next

Korupsi Kuota Haji: Ketika Menuju Surga Butuh ‘Fee’ Percepatan

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 — getnews.co.id.