Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas 1.090 personel Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (KONGA) yang akan melaksanakan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan. Upacara pelepasan digelar di Lapangan PRIMA, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2025). (Foto: TNI AD)
NEWS

PBB Siapkan Investigasi Forensik di Zona Konflik Lebanon Usai Gugurnya Tiga Prajurit TNI

By Redaksi GETNEWS.
5 April 2026 2 Min Read
0

​NEW YORK — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengonfirmasi tengah mematangkan rencana investigasi forensik menyusul gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Penyelidikan ini menjadi prioritas utama Sekretaris Jenderal PBB untuk mengungkap fakta hukum di balik serangan yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 2026.

​Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa proses investigasi akan dilakukan secepat mungkin dengan pengawasan ketat. Namun, mengingat lokasi insiden berada di zona konflik aktif dekat Adchit Al Qusayr dan Bani Hayyan, koordinasi dekonflik menjadi syarat mutlak sebelum tim penyidik diterjunkan ke lapangan.

​Risiko Tinggi di Jalur Forensik

​”Harapan Sekretaris Jenderal adalah agar hal ini dapat dilakukan secepat mungkin, dengan tetap mengutamakan keselamatan semaksimal mungkin. Kita sedang berbicara tentang melakukan investigasi forensik di tengah zona konflik,” ujar Dujarric dalam konferensi pers di Markas Besar PBB, New York, Rabu, 1 April 2026.

​PBB memerlukan pengaturan khusus agar tim forensik dapat mengakses area kejadian tanpa risiko tambahan. Senada dengan itu, Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, berkomitmen mempercepat proses ini guna memberikan kejelasan hukum dan meredam spekulasi internasional mengenai pihak yang harus bertanggung jawab atas serangan artileri tersebut.

​Desakan Diplomatik Indonesia

​Langkah cepat PBB ini merupakan respons atas protes keras dan desakan diplomasi ofensif Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Sebelumnya, Menlu Sugiono telah berkomunikasi langsung dengan Sekjen PBB Antonio Guterres pada 30 Maret 2026, menegaskan bahwa perlindungan pasukan penjaga perdamaian adalah mandat internasional yang tidak dapat ditawar.

​Insiden berdarah ini bermula pada 29 Maret 2026 yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon dan melukai tiga prajurit lainnya (Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan). Hanya berselang sehari, serangan kembali menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan yang menyebabkan dua lagi prajurit terbaik Kontingen Garuda gugur, sehingga total korban jiwa mencapai tiga orang.

BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

Prajurit TNI Gugur Akibat Bombardir Israel di Lebanon

Verified Source: InfoPublik.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

INVESTIGASI FORENSIKPBBPrajurit TNI
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

Duel Retorika: Ketika Pete Hegseth ‘Jualan’ Bom dan Iran Balas dengan Sejarah

Diunggulkan menang mudah, The Gunners justru tersungkur memalukan di tangan klub divisi dua (Championship) pada ajang Piala FA. Minggu 5 April 2026 (istimewa)
Next

Kiamat Kecil di ‘Gudang Peluru’

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP