Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

NasionalNEWS

Mahfud MD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Menunggu Panggilan Presiden Prabowo

By Redaksi GETNEWS.
21 April 2026 2 Min Read
0

​JAKARTA — Laporan akhir dari Komite Reformasi Percepatan Polri hingga saat ini belum diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto, meski dokumen tersebut telah dinyatakan rampung sejak awal Februari 2026. Anggota komite, Prof. Moh. Mahfud MD, mengungkapkan bahwa pihak komite kini dalam posisi menunggu jadwal resmi dari Istana untuk menyerahkan laporan tersebut secara langsung.

​”Sudah selesai, kita nunggu panggilan. Sudah dua bulan setengah dong sekarang (sejak rampung),” ujar Mahfud saat diwawancarai awak media di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

​Instruksi Presiden: Cegah Kebocoran Data

​Penundaan penyerahan ini bukan tanpa alasan teknis. Mahfud menjelaskan bahwa Presiden Prabowo secara spesifik meminta agar laporan strategis tersebut tidak dikirimkan melalui perantara. Langkah ini diambil guna menjamin kerahasiaan materi rekomendasi dan menghindari potensi kebocoran sebelum dipelajari secara mendalam oleh Kepala Negara.

​Hal senada sebelumnya telah dikomunikasikan oleh Ketua Komite, Prof. Jimly Asshiddiqie, saat melakukan pertemuan awal dengan Presiden. Kehati-hatian ini mencerminkan betapa krusialnya poin-poin reformasi yang diusulkan bagi masa depan institusi kepolisian.

​Sorotan Rekrutmen Akpol: Stop Praktik “Titipan”

​Salah satu poin krusial dalam rekomendasi tersebut yang kini mulai dibuka ke publik adalah transformasi sistem rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol). Mahfud MD menegaskan bahwa komite merekomendasikan larangan total terhadap praktik “titipan” dari pihak mana pun.

​”Rekrutmen Akpol tidak boleh ada titipan. Sekarang ini konon lebih banyak yang jadi di situ anaknya pejabat dan anaknya TNI sendiri. Rakyat kecil sedikit sekali porsinya,” tegas mantan Menko Polhukam tersebut.

​Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa akses menjadi perwira Polri bersifat meritokratis dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Mahfud juga mengapresiasi langkah Polri yang telah lebih dulu mengumumkan komitmen serupa ke publik, sembari mengimbau masyarakat agar tidak memercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur belakang.

​

Strategic Audit: National Police Reform Roadmap 2026

Variabel ReformasiRekomendasi UtamaVonis Strategis
Sistem RekrutmenPenghapusan praktik titipan; kuota inklusif rakyat kecil.EQUAL OPPORTUNITY
Protokol PenyerahanPenyerahan langsung ke Presiden tanpa perantara.DATA INTEGRITY
Status LaporanRampung sejak Februari 2026; Menunggu pemanggilan.WAITING FOR EXECUTIVE ACTION

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Reformasi Polri
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

NTB Menjelma Jadi Kiblat Ekonomi Syariah: BPRS Summit 2026 Soroti Anomali Positif Bumi Gora

Next

Tonggak Sejarah Legislasi: DPR Sahkan UU Perlindungan Saksi & Korban serta UU PPRT

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP